Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR bandang kembali menerjang Kabupaten Pati dan Grobogan, Jawa Tengah. Beberapa desa terendam hingga ketinggian air capai 75 sentimeter tetapi tidak sampai terjadi pengungsian.
Pemantauan Media Indonesia, Senin (28/11), ratusan warga beberapa desa di Kabupaten Pati dan Grobogan sejak pagi melakukan pembersihan sampah dan lumpur. Ini akibat hujan lebat mengguyur pada Minggu (27/11) petang sehingga beberapa sungai meluap dan banjir bandang melanda kawasan itu.
Di Kabupaten Pati, banjir bandang terjadi akibat Sungai Kesapen dan Sungai Gesik di Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo, meluap hingga merendam kedua desa. Banjir juga menggenangi jalan Raya Sukolilo-Prawoto hingga ketinggian 50 sentimeter.
Sedangkan di Kabupaten Grobogan, akibat diguyur hujan lebat selama beberapa jam, empat desa di empat kecamatan terendam banjir setinggi 75 sentimeter. Daerah itu yakni Kelurahan Purwodadi (Kecamatan Purwodadi), Desa Boloh (Kecamatan Toroh), Desa Kronggen (Kecamatan Brati), dan Desa Keyongan (Kecamatan Gabus).
"Banjir akibat drainase tidak lancar juga merendam puluhan rumah dan sekolah di empat desa tersebut," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan Endang Sulistyoningsih. Banjir mulai menerjang pada petang, lanjut Endang Sulistyoningsih, tetapi mulai surut pada malam di ruas jalan dan permukiman warga, meskipun puluhan hektare sawah hingga siang ini masih terendam dengan ketinggian air 30-50 sentimeter.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Pati Martinus Budi Prasetyo secara terpisah mengatakan banjir bandang melanda kawasan ini terjadi akibat curah hujan tinggi. Akibatnya, air Sungai Kesapen dan Sungai Gesik di Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo, meluap. "Jalan penghubung antarkecamatan yakni Jalan Raya Sukolilo-Prawoto sempat terputus akibat terendam banjir itu, tetapi tengah malam sudah dapat dilalui setelah air kembali surut," ujar Martinus Budi Prasetyo.
Meskipun petugas gabungan telah siaga di wilayah tersebut sejak banjir datang pada petang, demikian Martinus Budi Prasetyo, tetapi tidak sampai ada pengungsian. Tidak ada pula korban jiwa dalam bencana alam tersebut. (OL-14)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
penjelasan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo terkait banjir Jakarta pada Januari 2026 sudah tepat dan berbasis data ilmiah.
Pramono Anung menyiapkan 200 ekskavator untuk melakukan pengerukan di lima wilayah Jakarta cegah banjir. Sebab, BMKG memprediksi bahwa akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, besok
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, sebanyak 200 ekskavator telah dikerahkan untuk pengerukan. Sebab, Jakarta diprediksi masih akan diguyur hujan lebat.
Sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dilaporkan terdampak banjir dalam beberapa hari terakhir. Namun, salah satu kawasan permukiman di wilayah tersebut tidak terkena imbas.
Beredar video di media sosial yang memperlihatkan Mualem mengenakan pakaian tradisional Melayu serba putih, lengkap dengan sarung dan peci hitam.
Intensitas hujan yang tinggi dan rusaknya hutan di kaki Gunung Slamet mengakibatkan tiga jembatan hanyut, lima objek wisata dan sungai rusak akibat diterjang banjir bandang
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
BANJIR bandang kembali menerjang Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sungai Keruh meluap dan mengakibatkan sedikitnya 11 rumah warga hilang terbawa banjir bandang.
Akibat banjir bandang itu tiga jembatan di kawasan wisata Guci putus, yakni Jembatan Jedor, Jembatan Kaligung di Pancuran 13, serta jembatan gantung di Pancuran 5.
Berdasarkan analisis, kata dia, dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Bali selama periode prakiraan itu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved