Selasa 08 November 2022, 15:55 WIB

DPR Desak Polri Tangkap Dalang Bentrok Pelaku Tambang Ilegal di Poboya

Mediaindonesia.com | Nusantara
DPR Desak Polri Tangkap Dalang Bentrok Pelaku Tambang Ilegal di Poboya

Antara
Tambang emas ilegal di Poboya, Sulteng

 

ANGGOTA Komisi VII DPR RI Mulyanto meminta aparat penegak hukum menindak tegas dugaan tambang ilegal di Poboya, Sulawesi Tengah. Hal ini buntut terjadinya bentrok antara aparat kepolisian dengan warga Kelurahan Poboya, beberapa waktu lalu.

Bentrok dipicu aksi pemblokiran akses jalan oleh warga setempat yang merasa tidak puas dengan tawaran PT Citra Palu Minerals (CPM) dalam pengelolaan tambang emas di Kelurahan Poboya.

"Terkesan pemerintah melempem, karena ditengarai aparat turut bermain mata. Karenanya langkah-langkah konkret, tegas dan terukur harus diambil pemerintah, agar keamanan dan ketertiban dalam sektor pertambagan ini dapat terjaga," katanya, Selasa (8/11).

Ia mendorong sektor pertambangan harus ditata secara serius terutama aspek perizinan dan pengelolaan lingkungannya. Proses perizinan ini, katanya, untuk pertambangan rakyat dan bantuan yang sudah didelegasikan ke daerah ini harus dapat diimplementasikan. 

"Termasuk resiko terhadap lingkungan hidup dapat semakin dikurangi. Sementara aparat penegak hukum yang ikut melindungi harus ditindak tegas," ujar politisi PKS itu.

Sementara, anggota Komisi IV DPRD Sulteng Muh Hidayat Pakamundi mengatakan, sepengetahuannya, yang memiliki kontrak karya pertambangan di Poboya, hanya PT CPM. Jika ada masyarakat atau pemodal yang melakukan penambangan maka itu ilegal.

“Apakah itu cukongnya, atau bahkan kalau ada aparat di belakangnya ya harus diusut tuntas, harus ditangkap. Jangan sampai terjadi lagi aksi-aksi seperti kemarin yang juga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," tandasnya.

Ia menegaskan, aktivitas produksi pertambangan yang di luar dari CPM adalah ilegal dan aparat harus bertindak.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulteng itu menambahkan, daerah membutuhkan kehadiran investasi, sepanjang kegiatannya berjalan dengan positif.

Sebab, kata dia, dampak positif dari sebuah investasi juga banyak, seperti ada pendapatan masyarakat, tenaga kerja bisa terakomodir, usaha-usaha di sekitar tambang ataupun di Kota Palu pada umumnya juga akan mengikut, 

Pihaknya meminta pihak perusahaan agar mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan musyawarah mencari titik tengah. 

“Apa yang diinginkan masyarakat dan apa yang diinginkan perusahaan, bisa saling tawar menawar. Kalau misalnya dari sisi ketenagakerjaan, ya harus diutamakan orang-orang di sekitar tambang,” jelasnya.

Sebelumnya, Tenaga Ahli Gubernur Sulteng Ridha Saleh mengatakan, Pemprov sudah berusaha memediasi antara pihak CPM dan Lembaga Adat Poboya untuk menuju skema yang lebih permanen. 

Dalam masa transisi, kata dia, ada dua solusi yang ditawarkan, yaitu pembentukan koperasi dan menyediakan material.

Ketua Komnas-HAM Perwakilan Sulteng, Dedy Askari, juga memohon kepada masyarakat untuk bersabar menuju skema yang lebih permanen.

Menurutnya, penyelesaian persoalan tambang emas itu juga harus menghadirkan pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait lainnya agar situasi kondusif tetap terjaga. (Ant/OL-8)

Baca Juga

MI/Gabriel Langga

Tiga Jenazah Ditemukan Terdampar di Pantai Lelendo Kupang

👤Palce Amalo 🕔Minggu 27 November 2022, 08:01 WIB
WARGA menemukan tiga jenazah terdampar di Pantai Tanjung Lelendo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu...
dok.ist

Berdayakan Perempuan Sulsel Srikandi Ganjar Sulsel Gelar Creative Competition

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 27 November 2022, 07:01 WIB
ANTUSIAS perempuan muda di Sulawesi Selatan (Sulsel) mengikuti kegiatan Srikandi Creative Competition di Misi Depo Bangunan, Kabupaten...
DOK.MI

Gempa Dangkal Guncang Kabupaten Bombana Sultra

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 26 November 2022, 23:40 WIB
Gempa dangkal kedalaman 7 kilometer mengguncang wilayah Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana di Sulawesi Tenggara, Sabtu (26/11) pukul...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya