Minggu 30 Oktober 2022, 08:00 WIB

Komisi II DPR Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 di Yogyakarta

Mediaindonesia.com | Nusantara
Komisi II DPR Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 di Yogyakarta

Dok. DPR RI
Wakil Ketua Komisi II DPR Syamsurizal

 

WAKIL Ketua Komisi II DPR RI, Syamsurizal memimpin Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI ke Yogyakarta. Pertemuan yang dihadiri oleh Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara Yogyakarta, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional D.I Yogyakarta, Ombudsman Perwakilan D.I Yogyakarta, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) D.I Yogyakarta, salah satunya membahas tentang pelaksanaan tahapan pemilu serentak 2024 di Yogyakarta. 

"Dalam pertemuan ini kita juga membahas mengenai penyelenggaraan pemilu 2024 di Jogja. Jadi, dari Bawaslu dan KPU pusat dihadiri oleh Pak Berta. Beliau menjelaskan bagaiman persiapan pemilu yang ada di Kota Jogja ini. Menurut kami (Komisi II), ini sudah lumayan baik. KPU dan Bawaslu telah buat kemajuan dan sekarang ini mereka (KPU dan Bawaslu) sedang melakukan pendataan verifikasi faktual istilahnya,"  ungkap Syamsurizal.

Ada 18 partai politik yang sudah lulus registrasi administrasi. Diantaranya 9 partai lama yang sudah ada di parlemen dan tidak perlu lagi melakukan verifikasi faktual, 5 partai yang sebelumnya tidak lulus verifikasi faktual, dan 4 partai baru. 

"Jadi, ada 9 partai lagi yang sedang dalam proses verifikasi faktual. Nanti setelah itu KPU akan melakukan penetapan bagi partai yang bisa masuk duduk dan bersaing pada penyelenggaran pemilihan anggota legislatif di 14 Februari 2024. Penetapannya di tanggal 14 desember 2022," papar Politisi PPP ini. 

Baca juga : Ampera Sandi Uno Palembang Salurkan Sembako Murah

Dalam kesempatan itu Syamsurizal mewakili Komisi II juga menanggapi respon masyarakat yang menilai kurangnya transparansi SIPol (Sistem Informasi Politik) oleh KPU. 

"Sipol itu memang sifatnya nasional dan ada di KPU. Sikap itu kan di partai masing-masing, yaitu di tiap daerah. Saya mengikuti perkembangannya, mereka transparan. Sipol itu melihat berapa jumlah anggota dari masing-masing partai. Dilihat dan dicek ktpnya satu persatu, kerjanya cukup berat. Karena sedang dalam proses, jadi belum masanya membuka-buka," jelas Syamsurizal. 

Menurut Syamsurizal tahapan dari proses pemilu kali ini memang cukup berat dan memakan waktu. Karena menyangkut dengan Sistem Informasi KeAnggotaan Partai (SIKAP). 

"Verifikasi faktual paling berat dilihat dri keanggotaan. Tidak mudah memang, karena menyangkut dengan SIKAP. Jadi akan di-drop lagi ke Sistem Informasi Politik di masing-masing partai dan di-drop ke KPU untuk masuk Sistem Informasi Politiknya. Nanti baru ditengok, mana yang lulus dan tidak lulus,"  tutup Legislator Dapil Riau I. (RO/OL-7)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Update Korban Gempa Cianjur: 327 Jiwa Meninggal, 13 Masih Hilang

👤 Atalya Puspa 🕔Selasa 29 November 2022, 18:28 WIB
Total korban meninggal dunia akibat bencana gempa bumi Cianjur, Jawa Barat, berjumlah 327...
MGN/Rifqi Nafis Basya

Sedikitnya 202 Pengungsi Gempa Cianjur Terserang ISPA

👤Rifqi Nafis Basya (MGN), Muhardi (SB) 🕔Selasa 29 November 2022, 18:25 WIB
Rina mengatakan warga terdampak gempa mulai mengalami sakit sebagian besar yakni lansia, anak-anak, dan...
MGN/Yuki Pramudya

Organ Dalam Keluarga Tewas di Magelang Rusak bak Terbakar

👤Yuki Pramudya (MGN), Narendra Wisnu Karisma (SB) 🕔Selasa 29 November 2022, 18:17 WIB
KEPOLISIAN Daerah Jawa Tengah memastikan tiga korban di Mertoyudan, Magelang, tewas diracun. Kondisi organ dalam para korban rusak berwarna...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya