Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila: Memperkuat Jati Diri Bangsa Melalui Penanaman Nilai-Nilai Ideologi Pancasila di Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (29/10).
“Mari kita jadikan Bantul sebagai contoh daerah yang bukan hanya memahami, tetapi menghidupkan Pancasila dalam tindakan nyata. Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, mari kita perkuat persaudaraan, toleransi, dan gotong royong sebagai kekuatan utama bangsa ini,” ujar Yudian.
Lebih dari 500 peserta mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Kedeputian Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP itu. Turut hadir Deputi Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP Prakoso, Kepala Kanwil Kemenag DIY Ahmad Bahiej, Kepala Kemenag Bantul Muntolib, Kepala Badan Kesbangpol Bantul Stephanus Heru Wismantara, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda.
Melalui kegiatan itu, BPIP meneguhkan komitmen untuk membumikan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat dan memperkuat jati diri bangsa Indonesia. (M-3)
Sebagai bagian dari identitas dan nilai Pancasila, gotong royong menjadi fondasi sosial yang memperkuat solidaritas dan keadilan sosial di Indonesia.
SOSIALISASI Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila merupakan bagian dari sosialisasi strategis BPIP
KEPALA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi menegaskan pentingnya peran pengajar dalam menyebarluaskan nilai-nilai Pancasila secara holistik.
Selesaikan masalah dengan Pancasila! Temukan solusi adil & bijak berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa. Panduan praktis atasi konflik sesuai sila Pancasila!
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
AWAL tahun 2026 menghadirkan sebuah kejutan penting bagi Indonesia.
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela menandai kembalinya praktik unilateralisme secara terang-terangan dalam politik internasional. T
Tanpa Pancasila sebagai bingkai, demokrasi lokal hanya akan sibuk merayakan prosedur, tetapi gagal menghadirkan keadilan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved