Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA membangun kesiapsiagaan bencana masyarakat erat hubungannya dengan mewujudkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan.
"Dampak bencana yang terjadi itu menghadirkan ujian terhadap solidaritas sosial dan kesetiaan kita pada nilai-nilai kebangsaan yang kita miliki," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI bertema Penguatan Kesiapsiagaan Berbasis Pengetahuan Lokal di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (27/2).
Hadir pada acara tersebut Pangarso Suryoutomo (Plt Deputy Bidang Pencegahan BNPB), Bergas Catursasi Penanggung S.Sos, M.SI (Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah), Trinirmalaningrum (Direktur Yayasan Skala Indonesia), dan peserta dari lingkungan Pemprov Jawa Tengah, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, serta media massa.
Karena itu, menurut Lestari, terjadi bencana dan dampaknya itu harus menjadi tanggung jawab bersama.
Diakui Rerie, sapaan akrab Lestari, Indonesia adalah negara yang gemah ripah loh jinawi, tetapi kita berada di wilayah yang sangat labil di lingkaran gunung berapi.
Kondisi itu, jelas Rerie, menghadirkan tantangan luar biasa yang membutuhkan kesiapsiagaan masyarakat, yang tidak sekadar tangguh, tetapi juga tanggap terhadap bencana.
Menurut Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI, nilai-nilai Pancasila dapat menjadi dasar etika bagi masyarakat untuk bersikap dalam menghadapi bencana.
"Jumlah korban bencana itu bukan sekedar angka statistik, karena kita berhadapan dengan jiwa-jiwa yang memiliki martabat. Apalagi konstitusi mengamanatkan untuk melindungi setiap warga negara dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan," ujar Rerie.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mendorong agar masyarakat yang terkena bencana tidak hanya memposisikan diri sebagai korban, tetapi juga bisa sebagai penggerak yang kelak mampu ikut menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam kebencanaan di daerah mereka.
Aspek perlindungan dari bencana yang diamanatkan konstitusi, tegas Rerie, harus direalisasikan dalam bentuk mempersiapkan dan memampukan masyarakat untuk melakukan pencegahan, pengurangan risiko, dan pendidikan kesiapsiagaan.
Terpenting dari itu, tambah dia, memastikan diwujudkannya tata ruang berbasis keilmuan yang dipahami seluruh masyarakat, sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana di tanah air. (*/I-2)
Rerie mengatakan, memperjuangkan hak adalah bagian dari menjalankan amanat Konstitusi untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.
Pagelaran wayang kulit dihadiri berbagai lapisan masyarakat Surakarta, mulai dari orang tua hingga para pelajar.
SETIAP anak bangsa harus mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan untuk menjawab tantangan di masa datang.
Melestarikan seni wayang menjadi bagian penting dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, seperti yang tercermin dalam Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Gde Sumarjaya Linggih, yang lebih dikenal sebagai Demer, memberikan pidato dan arahan kepada siswa-siswi SMK Kesehatan PGRI Denpasar tentang pentingnya Empat Pilar Kebangsaan.
Data BMKG selama 16 tahun terakhir (2010–2025) juga memperlihatkan tren peningkatan kejadian banjir dan tanah longsor yang sejalan dengan kenaikan suhu dan perubahan iklim.
KEPALA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana harus menjadi budaya dan cara pandang hidup masyarakat Indonesia.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menekankan, kesiapsiagaan bencana bukanlah sekadar rutinitas seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab kolektif untuk melindungi masyarakat.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) melalui Pusat Krisis Kesehatan menyelenggarakan Simulasi Nasional Kesiapsiagaan Menghadapi Megathrust di Sumatra Barat.
Aksi teatrikal simulasi penanganan bencana digelar di Lapangan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved