Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) melalui Pusat Krisis Kesehatan menyelenggarakan Simulasi Nasional Kesiapsiagaan Menghadapi Megathrust di Sumatra Barat. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas sumber daya manusia kesehatan, fasilitas layanan, serta koordinasi lintas sektor dalam menghadapi krisis akibat bencana besar.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkes Kunta Wibawa Dasa Nugraha menegaskan bahwa simulasi ini merupakan langkah antisipasi, bukan untuk menimbulkan kekhawatiran.
"Sumatra Barat memiliki sejarah panjang menghadapi gempa bumi dan tsunami. Simulasi ini penting untuk meminimalkan korban dan mempercepat penanganan darurat. Dalam kondisi krisis, yang paling penting adalah kecepatan dan koordinasi lintas sektor," kata Kunta dalam keterangannya, dikutip Kamis (4/9).
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatra Barat, Vasko Ruseimy menambahkan bahwa kesiapsiagaan adalah investasi untuk keselamatan masyarakat.
"Kita tidak bisa menghindari gempa, tetapi kita bisa memperkuat persiapan agar dampaknya dapat diminimalisir. Apa yang kita lakukan hari ini bisa menentukan keselamatan ribuan bahkan jutaan jiwa di masa mendatang," ujar Vasko.
Kemenkes menyiapkan empat strategi utama untuk memperkuat respons kesehatan, yakni Tenaga Cadangan Kesehatan, Emergency Medical Team (EMT), Health Emergency Operation Center (HEOC), dan Public Safety Center (PSC) 119.
Sementara itu, latihan kluster kesehatan juga difokuskan pada koordinasi, ketersediaan logistik medis, sistem rujukan, serta jejaring lintas sektor.
Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Agus Jamaluddin mengatakan, rangkaian kegiatan mencakup pelatihan teknis hingga field training exercise (FTX) yang melibatkan 657 peserta dari unsur kesehatan maupun lintas sektor, termasuk BNPB, Basarnas, TNI, Polri, PMI, PLN, PDAM, serta organisasi masyarakat.
"Kehadiran berbagai pihak menunjukkan komitmen membangun sistem kesehatan yang tangguh dan responsif. Momentum simulasi ini bukan hanya penting bagi Sumatra Barat, tetapi juga bisa menjadi contoh bagi daerah lain," kata Agus. (Fik/M-3)
Simulasi tersebut harus selalu disampaikan, diingatkan, dan diumumkan secara terus-menerus agar semua pihak memiliki atensi khusus dan peka terhadap setiap bencana yang menimpa.
Simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh staf hotel dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi
KEPALA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana harus menjadi budaya dan cara pandang hidup masyarakat Indonesia.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menekankan, kesiapsiagaan bencana bukanlah sekadar rutinitas seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab kolektif untuk melindungi masyarakat.
Aksi teatrikal simulasi penanganan bencana digelar di Lapangan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) mengadakan program edukasi yang fokus pada Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta mitigasi bencana di SD Al-Khairaat Kao, Ternate.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved