Kamis 27 Oktober 2022, 20:59 WIB

Polda Sumut Selidiki Otak Penyelundupan 2 Kg Sabu dalam Botol Bedak

Yoseph Pencawan | Nusantara
Polda Sumut Selidiki Otak Penyelundupan 2 Kg Sabu dalam Botol Bedak

DOK.MI
Ilustrasi

 

KEPOLISIAN Daerah Sumatra Utara sedang menyelidiki otak penyelundupan lebih dari 2 kilogram sabu yang disimpan dalam botol bedak oleh dua warga Aceh melalui Bandara Kualanamu.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengungkapkan saat ini Ditres Narkoba sedang menyelidiki orang yang menyuruh dua pria warga Aceh membawa 2 kg sabu melalui Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang.

"Kami sedang menyelidiki orang yang menyuruh kedua tersangka membawa sabu," ujarnya di Medan, Kamis (27/10).

Dia menerangkan, pada Rabu (26/10), para personel Unit 1 Subdit III Ditres Narkoba Polda Sumut, didukung petugas keamanan Bandara Kualanamu, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu.

Upaya penyelundupan sabu tersebut dilakukan dua pria warga Aceh yang menjadi calon penumpang pesawat. Keduanya adalah Faisal, 26 dan Muslem, 29, sama-sama warga Kecamatan Baktiya, Kabupatan Aceh Utara.

Faisal dan Muslem menjadi perhatian di bandara setelah sebelumnya polisi sudah mengantongi informasi awal dan melihat pergerakan kedua tersangka yang mencurigakan.


Baca juga: PVMBG: Gunung Kerinci Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 300 Meter


Saat membekuk kedua tersangka, petugas juga menemukan sabu dalam barang bawaan mereka. Kedua tersangka menyamarkan barang haram tersebut dengan
memasukkan ke botol bedak.

Namun berkat kecermatan petugas, modus itu tidak berjalan mulus. Dalam penggeledahan, polisi mampu menemukan dan mengidentifikasi sabu di dalam 10 botol bedak sebanyak total 2.049 gram atau 2,04 kg.

Kepada petugas, Faisal dan Muslem mengaku serbuk putih itu akan dibawa ke Sulawesi Utara. Dalam tugas ini keduanya dijanjikan upah sebesar Rp40 juta.

Siapa yang menyuruh upaya penyelundupan tersebut, kedua tersangka mengaku orang itu adalah seorang pria berinisial A. Karena itu, Ditres Narkoba Polda Sumut segera menyelidiki kebenaran dan keberadaan orang tersebut.

"Untuk tersangka dan barang bukti sudah diboyong ke Mako," kata Hadi.

Upaya penyelundupan narkoba sudah kerap terjadi di Bandara Kualanamu dengan beragam modus. Kasus terakhir sebelum ini, terjadi pada awal September 2022.

Dua warga negara Malaysia kedapatan menyembunyikan sabu dan pil ekstasi di dalam koper berisi barang pribadi wanita. Petugas juga menyita tujuh kotak obat-obatan ilegal dari keduanya. (OL-16)

 

Baca Juga

Dok BMP

Bunda Merah Putih Fokuskan Trauma Healing di Cianjur

👤Media Indonesia 🕔Kamis 01 Desember 2022, 22:35 WIB
Pendampingan trauma tersebut ditujukan bagi anak-anak yang berada di tenda...
MI/BAYU ANGGORO

JQR dan Komunitas Solar Generation Bangun Instalasi Listrik Energi Terbarukan di Pengungsian Korban Gempa Cianjur

👤Bayu Anggoro 🕔Kamis 01 Desember 2022, 22:30 WIB
Komunitas Solar Generation bergerak cepat bersama Jabar Quick Response menyusuri desa-desa yang listriknya masih...
dok.ist

Usbat Medan Mantap Dukung Ganjar Pranowo Nyapres

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 01 Desember 2022, 22:28 WIB
JARINGAN relawan yang tergabung dalam Ustadz Sahabat (Usbat) Ganjar kembali menggelar Istigosah dan Doa Bersama, untuk keselamatan bangsa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya