Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno kali ini menyambangi Desa Kambo, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kedatangan Mas Menteri –sapaan Sandiaga- tersebut dalam rangka memberikan penghargaan dan apresiasi atas prestasi pengelola desa wisata tersebut.
Desa wisata tersebut telah melalui uji standar penilaian tim juri. Desa wisata nantinya akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari mitra strategis Kemenparekraf, yakni Adira Finance Syariah.
Mas Menteri dan rombongan tiba di titik drop off disambut oleh iringan rebana kemudian berjalan menuju lokasi presentasi. Mas Menteri dan rombongan kemudian menyaksikan tarian Pangaru.
Sambutan masyarakat dan jajaran pemerintahan setempat begitu hangat. Tampak Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman dan Wali Kota Palopo Judas Amir.
Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan, daya tarik wisata yang bisa dikembangkan Desa Kambo adalah Eco Tourism. Begitu juga Sport Tourism seperti tracking, lari, dan mountain bike.
Baca juga: Destinasi Wisata Baduy Bukti Konkret Kerja Menparekraf Sandiaga Uno
"Produk ekonomi kreatif juga sangat unggul, antara tadi saya coba Sarabba Kambo," jelasnya dalam keterangan pers, Kamis (20/10).
Terkait resesi ekonomi pada 2023, Sandi optimistus target kedatangan wisatawan asing bisa terpenuhi. Kalau target wisata dalam negeri sudah melampui target, mencapai 700 juta pergerakan wisata dalam negeri.
Sementara itu, Kadis Budpar Sulsel Muhammad Jufri berharap masuknya Kambo menjadi 50 besar desa wisata, bida membuat Kambo semakin maju dan mendunia.
Wali Kota Palopo Judas Amir mengatakan, Kota Palopo dicanangkan sebagai Kota Wisata Kesehatan.
Pasalnya, seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Palopo dilengkapi dengan rest area untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung fasilitas kesehatan yang ada di Palopo.
"Ada tanah sekitar 30 hektare yang akan disiapkan untuk lapangan golf," imbuhnya.
Setelah menyimak presentasi, Mas Menteri dan rombongan kemudian mengunjungi area suvenir yang terdiri dari stand kriya, kuliner, dan fesyen.
Di stand kuliner Mas Menteri diajak untuk membuat minuman Sarabba (minuman khas daerah bugis yang terbuat dari jahe, santan dan gula aren). Mas Menteri juga diajak bermain gasing bersama anak anak.
Bicara potensi wisata, desa tersebut memiliki karakter geografis yang khas berupa wilayah pegunungan, lembah, dan dataran yang masih sangat asri. Wilayah Kelurahan Kambo memiliki luas 11,42 km persegi dan dihuni sebanyak 1.080 jiwa.
Untuk menuju Desa Wisata Kambo, wisatawan menempuh jalur penerbangan ke Palopo (Bandar Udara) dilanjutkan dengan melalui jalur darat ke desa sekitar 30 menit.
Puncak Sarangsarang merupakan salah satu daya tarik destinasi tersebut. Jungle trekking menuju Puncak Sarangsarang menampilkan keragaman hayati khas Sulawesi.
Di sini sepanjang jalan menuju puncak terdapat perkebunan durian, langsat, rambutan, dan cengkeh.
Di Puncak Sarangsarang pengunjung bisa berkemah di Bukit Bintang sembari menikmati wilayah Palopo dari ketinggian saat malam hari.
Lalu ada kolam renang Kambo Highland Resort. Destinasi itu memberikan pengalaman berenang di dataran tinggi 531 mdpl. Dikelilingi pegunungan hijau dan lanskap resort yang estetik.
Kemudian ada jalur sepeda gunung yang menjadi salah satu atraksi menarik dan banyak dikunjungi oleh wisatawan yang memiliki minat khusus bersepeda gunung. Jalur sepeda ini menghubungkan Kambo dengan Mungkajang.
Bicara seni dan budaya, desa itu memiliki Tarian Pajaga Lili. Itu merupakan salah satu tarian tertua di Tana Luwu sejak era Sawerigading yang berarti milik masyarakat.
Tarian ini digunakan untuk penyambutan dan senda gurau para pemuda dan rakyat Luwu pada zaman lampau.
Lalu ada festival buah yang menjadi kegiatan tahunan yang dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan panen buah masyarakat Kambo. (RO/OL-09)
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan Majelis Taklim Darratun Nasihin menggelar kegiatan santunan bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu.
Kegiatan ini diwujudkan dalam bentuk bazar sembako murah yang berlangsung di Jalan Pisangan Baru, tepatnya di belakang SDN 11 Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, pada Selasa (17/3).
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama SKIES Indonesia menggelar Workshop Baking Takjil Viral di Aula Kelurahan Jatisampurna, Bekasi pada Kamis (12/3) lalu.
Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menekankan pentingnya kemampuan adaptasi, kolaborasi, serta kreativitas bagi dunia usaha dalam menghadapi perubahan ekonomi.
BUKA peluang usaha, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar workshop baking kue Lebaran di Mall Basura, Jatinegara, Jakarta Timur pada Rabu (11/3).
JELANG Hari Raya Idulfitri, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Gerakan Masyarakat Wirausaha menggelar pelatihan membuat kue kering Lebaran bagi para ibu rumah tangga.
Objek wisata Buntu Gallang dibangun warga setempat secara mandiri sebagai upaya pengembangan sektor pariwisata di desa wisata tersebut
SENYUM sumringah tampak dari wajah Marthen Ragowino Bira, Kepala Desa Tebara, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur.
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Pendapatan bulanan tempat wisata melonjak dari rata-rata Rp12 juta menjadi sekitar Rp32 juta per bulan, seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
PENGEMBANGAN desa wisata kini tidak lagi semata berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan.
"Desa wisata tidak hanya menghadirkan pengalaman bagi wisatawan tetapi juga memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi lokal,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved