Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS penyalahgunaan narkoba masih mendominasi penanganan perkara di tingkat Kejaksaan Negeri Cianjur, Jawa Barat, selama tahun ini. Kurun 8 bulan terakhir atau selama periode Januari-Agustus 2022, terdapat 77 perkara narkoba yang ditangani Korps Adhyaksa di Cianjur.
Kepala Kejari Cianjur, Yudi Prihastoro, melalui Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan, Hendra Prayoga, menyebutkan dari 77 perkara narkoba, kejaksaan mengamankan barang bukti sebanyak 445,56 gram ganja serta 439,11 gram sabu. Ditambah obat-obatan jenis hexymer sebanyak 29.045 butir, trihexyphenidyl sebanyak 749 butir, tramadol sebanyak 23.954 butir, alphazolam sebanyak 10 butir, merpolam larazepam sebanyak 21 butir, cairan midazolam sebanyak 2 botol, dan cairan diazepam sebanyak 2 botol.
"Perkara narkoba memang masih mendominasi. Tapi dibanding tahun sebelumnya, jumlah perkara tahun ini ada penurunan," kata Hendra kepada wartawan di sela pemusnahan barang bukti di halaman belakang kantor Kejari Cianjur, Kamis (20/10).
Semua barang bukti tersebut, kata Hendra, telah memiliki kekuatan hukum tetap. Karena itu, sesuai aturan, semua barang bukti tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar, dipotong, dan cara lainnya.
Selain narkoba, kata Hendra, barang bukti dari perkara pidana umum lainnya juga ikut dimusnahkan. Di antaranya pakaian sebanyak 320 buah, senjata tajam sebanyak 23 bilah, dan perusak kontak sepeda motor sebanyak 74 buah. "Kalau ditotal, barang bukti yang kami musnahkan kali ini berasal dari 186 perkara," sebutnya.
Hendra menuturkan pemusnahan barang bukti merupakan bentuk transparansi akuntabilitas kinerja kejaksaan untuk mewujudkan penegakan hukum. Termasuk mewujudkan integritas mengembang kewenangan berdasarkan undang-undang. "Pemusnahan barang bukti merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan setelah ada putusan hukum tetap," pungkasnya. (OL-15)
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Refly mengaku baru dapat informasi bahwa saksi dan ahli meringankan itu dipanggil untuk diperiksa pada Selasa (20/1).
Mereka ialah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo, Ahli Digital Forensik Rismon Hasiholan Sianipar, dan Dokter Tifauziah Tyassuma alias dokter Tifa.
KPK kini mendalami alasan keberadaan kendaraan dinas Pemkab Toli Toli di rumah Albertinus. Ada barang bukti lain yang juga disita penyidik.
KETUA Yayasan Silmi Kaffah Rancamulya KH Ahmad Yazid Basyaiban atau Gus Yazid ditangkap di kediamannya di Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (23/12) pukul 22.30 WIB oleh penyidik gabungan Kejaksaan
ICW menyoroti operasi tangkap tangan (OTT) jaksa di Banten oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK. Menurut ICW reformasi di tubuh Kejaksaan lemah.
Sebelumnya, pada 18 Desember 2025, KPK mengonfirmasi penangkapan Ade Kuswara bersama sembilan orang lainnya dalam OTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved