Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN yang terus menerus mengguyur Yogyakarta menyebabkan kalangan petani cabai mengalami kerugian besar. Di Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, puluhan ribu bantang tanaman cabai yang telah memasuki masa panen, mengalami busuk batang.
"Ini karena tanaman diguyur hujan terus menerus. Tanaman cabai tidak kuat jika terkena hujan lebih dari 3 hari," kata salah satu petani cabai di Sleman, Septi, Selasa (18/10).
Ia mengatakan, pohon cabai yang mengalami batang busuk, dalam waktu dua atau tiga hari akan segera layu dan bahkan mati. Padahal, ujarnya, saat ini cabai sudah memasuki perubatan warna ke merah.
Agar tidak mengalami kerugian lebih besar, lanjutnya, petani terpaksa terpaksa melakukan panen muda. "Cabai dengan kualitas seadanya ini hanya laku sekitar Rp15.000 per kilogram. Padahal, sebelumnya harga di atas Rp40.000," jelasnya.
Kondisi serupa juga dialami oleh para petani di lahan pasir pantai selatan. Salah satu pedagang pengepul cabai merah di Srigading, Sanden, Bantul, Lusi mengungkapkan di pasar lelang, cabai hanya laku dengan harga Rp12.000 per kilogram.
Menurut dia, cabai yang terguyur hujan terlalu lama setelah dipetik akan cepat membusuk sehingga yang diserap pasar dengan kondisi yang baik akan semakin berkurang. Menurut Lusi, cabai merah yang cukup baik akan diserap oleh kalangan industri.
"Namun kembali ke kondisi cabai itu sendiri. Jika tidak segera sampai ke pabrik dan diolah, yang busuk setelah petik akan lebih banyak," jelasnya.
Salah seorang petani cabai merah besar di lahan pasir Kalurahan Srigading, Juwari mengaku pasrah dengan kondisi alam yang tak menentu dengan intensitas hujan yang cukup tinggi di awal musim penghujan ini. "Ya ini risiko menanam cabai ketika memasuki musim hujan. Namun saya tak menyangka awal musim hujan, kok hujannya sudah intensitas tinggi,"
ucapnya.(OL-15)
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
MASYARAKAT di wilayah Cirebon merasakan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari terakhir.
SUHU di Bandung dan sekitarnya terasa cukup dingin pada Senin (12/1) sejak pagi hingga malam hari.
Kunci utama menghalau virus flu terletak pada kombinasi seimbang antara karbohidrat, protein, dan asupan vitamin dari buah-buahan.
Berbagai formula herbal dan rempah yang tersedia di dapur rumahan dapat dimanfaatkan secara efektif, baik untuk pencegahan maupun membantu proses penyembuhan.
Menurutnya, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat harus menjadi kebiasaan sehari-hari anak, baik di rumah maupun di sekolah.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved