Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI kota terbesar kedua di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) setelah Kota Medan, sudah sepantasnya Kota Pematang Siantar mengikuti perkembangan menjadi kota yang maju dan modern namun tetap menjaga kebersihan lingkungan. Salah satunya dengan penggunaan kendaraan listrik yang berdampak baik bagi lingkungan.
"Kami dari Pemerintah Kota Pematang Siantar mengucapkan selamat kepada PT PLN (Persero) UP3 Pematang Siantar atas peresmian Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU). Diharapkan SPBKLU ini dapat menjadi solusi percepatan terbentuknya ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Sebab melalui SPBKLU, pengisian ulang baterai dilakukan dengan lebih cepat," kata Wali Kota Pematang Siantar Susanti Dewayani saat acara peresmian Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di kantor PLN UP3 Pematang Siantar, Sumatra Utara, Senin (17/10).
Susanti menjelaskan ini berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (battery electric vehicle) untuk transportasi jalan.
"Alhamdulillah, hari ini dengan diresmikannya SPBKLU, akan memudahkan pemilik kendaraan listrik. Selain itu, akan mendorong masyarakat, khususnya di Kota Pematang Siantar agar beralih ke kendaraan listrik berbasis baterai. Sehingga lebih ekonomis, ramah lingkungan, serta mendukung program pemerintah dalam mengurangi emisi karbon serta menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM)," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, dia mengapresiasi PT PLN (Persero) sekaligus menyambut baik dengan peresmian SPBKLU sebagai salah satu bentuk kampanye zero emisi yang mengarah dalam pembangunan berkelanjutan.
"Memang sejauh ini pengguna kendaraan listrik, termasuk di Kota Pematang Siantar masih minim. Namun kami yakin, seiring tersedianya SPBKLU maka penggunaan kendaraan listrik akan semakin masif," ujarnya.
Gerakan penggunaan kendaraan listrik adalah, terang dia, merupakan transformasi gaya hidup sebagai lompatan teknologi. Kendaraan listrik akan menjadi transportasi masa depan yang harus menjadi pilihan agar udara, khususnya di Kota Pematang Siantar, tetap bersih dan ramah lingkungan.
Sebelumnya, Manager Area UP3 PLN Pematang Siantar Petrus Gading Aji menerangkan, UP3 PLN Pematang Siantar saat ini memiliki tiga SPBKLU. Hal ini, katanya, merupakan tindak lanjut dari pembangunan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) yang sebelumnya sudah ada di Pematang Siantar sendiri.
"Sejak tahun 2018, total kami punya 64 SPLU dan tersebar di seluruh kantor ULP dan juga ada di beberapa lokasi-lokasi strategis," terang dia.
Tahun ini, PLN UP3 Pematang Siantar, ujar dia, mendapatkan kepercayaan oleh Kantor Wilayah untuk membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk kendaraan roda empat. Saat ini ada dua SPKLU di bawah PLN UP3 Pematang Siantar. Yakni di Kota Tebingtinggi dan di Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara.
"Pada hari ini kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran manajemen, khususnya kepada Bapak GM, Bapak Tonny, di mana kami diberikan kepercayaan untuk menjadi unit yang pertama memiliki SPBKLU di Kantor UP3 Pematang Siantar," ujarnya.
Untuk men-charging baterai kendaraan listrik di rumah, kata dia, dibutuhkan waktu delapan jam. Namun saat ini hanya butuh waktu sembilan detik untuk menukarkan baterai.
"Jadi teknologinya semakin maju dan nantinya harapan kami ada tiga SPBKLU Pematang Siantar dan akan merambah juga SPBKLU lain. Dalam hal ini bisa menciptakan peluang bisnis baru khususnya untuk Kota Pematang Siantar," jelasnya.
Selain peresmian SPBKLU, pihaknya juga meresmikan garasi untuk kendaraan listrik. Khususnya untuk kendaraan listrik roda dua. Artinya, apabila ada kendala-kendala yang dialami konsumen kendaraan listrik, bisa dilakukan perbaikan oleh teknisi yang ada di kantor PLN.
"Ini merupakan perwujudan dari kami untuk menyiapkan infrastruktur untuk kendaraan listrik. Sesuai instruksi Bapak Presiden, PLN harus siap menuju tantangan yang baru menuju zero emission. Kita berencana membuat langit semakin biru, khususnya di Pematang Siantar. Kita berangkat dari Pematang Siantar untuk Sumatera Utara," tandasnya.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara (Sumut) Tonny Bellamy menerangkan, pihaknya berkomitmen untuk bisa net zero emission di tahun 2016.
"Tentunya harus ada langkah-langkah konkret menuju net zero emission di tahun 2060. Di tahun 2030, kita akan berusaha agar semua pembangkit listrik kita berbasis energi baru terbarukan. Jadi sudah kita tinggalkan bahan bakar fosil yang memang mencemari lingkungan dan membuat efek rumah kaca," jelasnya.
Dia menambahkan PLN akan mempensiundinikan PLTU yang notabene menggunakan energi fosil berbasis batubara. "Jadi ini merupakan langkah yang sangat efektif untuk dapat mengurangi emisi karbon di sektor kelistrikan sekaligus mengurangi pemakaian batu bara," ujarnya.
Sudah ada instruksi dari Presiden Republik Indonesia terkait penggunaan kendaraan listrik. Selanjutnya, penggunaan kendaraan listrik juga disikapi PLN dengan pembangunan infrastruktur yang terkait seperti SPKLU dan SPBKLU.
"PLN siap untuk mendukung perkembangan kendaraan listrik dengan menyiapkan infrastruktur pendukung di wilayah Sumatera Utara. Semoga yang kita lakukan bisa bermanfaat bagi Indonesia menuju generasi masa datang yang akan lebih sehat dan lebih hijau," pungkasnya. (AP/OL-10)
Perangkat ini dirancang khusus untuk mobilitas tinggi, baik di kantor maupun saat bepergian, dengan menawarkan intelligent power management.
Ulasan mendalam Samsung Galaxy S26 Ultra 2026: Chipset 2nm, kamera 24MP Pro, dan pengisian daya 60W. Simak panduan lengkap spesifikasi dan harganya di sini.
Baterai kertas umumnya menggunakan substrat berbasis selulosa, yakni kertas, sebagai struktur utama yang digabung dengan material elektroda dan elektrolit yang aman serta mudah terurai.
Huawei FreeClip 2 rilis di RI: driver dual-diaphragm, AI NPU deteksi bising, baterai 38 jam, 5,1 g/earbud, IP57. Harga Rp2,899 juta. Mulai dijual 15 Jan 2026 resmi.
Sejumlah pengguna Redmi Note 14 dan Redmi Note 14 Pro memberikan laporan bahwa ponsel mereka mati mendadak padahal indikator persentase baterai belum berada di angka 0%
HONOR bersiap menyambut tahun 2026 dengan ponsel baru yang bertenaga. Perusahaan teknologi asal Tiongkok itu mengumumkan akan merilis Honor Power 2
Panduan memahami skala prioritas APBD melalui kasus pengadaan mobil listrik dan penghapusan BPJS warga di Banjarmasin. Analisis etika anggaran publik.
Di tengah langkah pengadaan puluhan mobil listrik untuk kepala dinas dan camat, pemerintah Pemerintah Kota Banjarmasin menghapus kepesertaan BPJS bagi 37 ribu warga miskin.
Tiongkok menjadi negara pertama yang melarang desain handle pintu tersembunyi demi keamanan.
MASYARAKAT luas diajak untuk berperan aktif mendukung akselerasi penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebagai solusi mobilitas bersih yang berkelanjutan.
Tim peneliti Swiss berhasil menciptakan baterai solid-state yang lebih aman dan tahan lama. Temukan bagaimana teknologi ini mencegah korsleting pada mobil listrik.
Asuransi ini menyasar kendaraan listrik sesuai Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved