Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) dinilai telah berhasil melakukan pembangunan di berbagai sektor di Tanah Papua, mulai dari infrastruktur, kesehatan hingga pendidikan.
Menurut pemuda Papua yang tergabung dalam Eskponen Muda Papua (EMP), keberhasilan Jokowi dalam membangun Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat itu harus dilanjutkan dan terus ditingkatkan.
"Kami sebagai putra asli Papua melihat pembangunan di Papua kini berkembang pesat di era kepemimpinan Presiden Jokowi. Keberhasilan Pak Jokowi ini harus dilanjutkan," kata Ketua EMP Provinsi Jawa Timur, Nendy Gire dalam keterangannya, Selasa (11/10/2022).
Nendy menyampaikan hal itu saat EMP Provinsi Jawa Timur mengadakan diskusi publik bertema 'Mendorong Pembangunan Berkelanjutan untuk Kemajuan Papua' di Hotel Grand Darmo Suite, Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu (9/10/2022).
Nendy menyatakan, untuk mendukung pengembangan kapasitas SDM, sebanyak 179 sekolah dan keagamaan serta perguruan tinggi negeri (PTN) telah dibangun di Papua di era pemerintahan Jokowi. Serta, sekitar 1000 orang lebih mahasiswa Papua merupakan lulusan dari berbagai universitas di dalam maupun luar negeri, berkat beasiswa afirmasi di era pemerintahan Jokowi.
Sekira tahun 2021, telah dilakukan perekrutan sebanyak 1000 pemuda asli Papua untuk bergabung di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal itu bukti upaya Jokowi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.
Jokowi pun telah membuat Instruksi Presiden Nomor 09 Tahun 2020 tentang Percepatan Kesejahteraan di Papua dan Papua Barat, sebagai bentuk keseriusan pemerintah terhadap pembangunan diberbagai sektor di tanah Papua.
"Ada hal-hal yang bisa diperdebatkan. Tapi soal pembangunan di Papua, baik itu dari segi fisik maupun non fisik, hampir sulit dinafikan menimbang banyak data terkait bukti pembangunan di Papua hari ini," ujar Nendy dalam diskusi yang dipandu Samri Abdullah tersebut.
Ketua Umum EMP, Rahman Patur menambahkan, akselerasi pembangunan infrastruktur di era Jokowi dinilai berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini dikarenakan infrastruktur yang dibangun membuat perekonomian masyarakat semakin bergeliat. Infrastruktur yang memadai dapat mengurangi waktu tempuh perjalanan sehingga mempercepat jalur logistik.
Jokowi telah melakukan pembangunan infrastruktur di Bumi Cenderawasih, diantaranya pembangunan jalan Trans Papua, pembangunan bandara, pelabuhan hingga Jembatan Youtefa, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota di Kabupaten Merauke dan lain sebagainyam
Menurut Rahman, dari segi dukungan anggaran, pemerintah juga telah mengucurkan anggaran mencapai ratusan triliun untuk menyokong kebutuhan pembangunan di Papua.
Jokowi pun belasan kali datang ke Papua untuk memastikan pembangunan di Papua berjalan dengan efektif dan maksimal. Rahman berharap agar pembangunan di Papua terus dilanjutkan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Papua.
"Sebagai putra Papua, saya berterima kasih kepada pak Jokowi yang telah banyak menorehkan karya nyata untuk pembangunan di Bumi Cendrawasih. Masyarakat Papua mengapresiasi hal itu," ucap Rahman.
Pendekatan Pembangunan Jokowi
Sementara pengamat Kebijakan Publik, Sutriyadi menuturkan pendekatan pembangunan Jokowi yang bersandar pada semboyan 'Membangun Indonesia dari Pinggiran,' berhasil mendorong akselerasi pembangunan di berbagai wilayah, termasuk di Papua.
Sutriyadi memuji watak kepemimpinan Jokowi yang senantiasa menyerap aspirasi dan peka terhadap beragam isu yang berkembang di masyarakat.
"Saya termasuk salah satu yang sangat mengapresiasi karakter kepemimpinan Pak Jokowi. Indonesia memang selayaknya butuh sosok pemimpin seperti beliau," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Pengategorian KKB Papua sebagai Teroris Dinilai Perlu
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Salah satu dari empat tokoh tersebut berasal dari Indonesia adalah Marine Novita (Co-founder MilikiRumah)
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
MEDIAINDONESIA.COM, 8 Februari 2026, menurunkan berita berjudul ‘Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini’.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved