Headline

Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.

20 Makanan Tinggi Antioksidan Menurut USDA, Cegah Penyakit dan Penuaan Dini

Abi Rama
24/3/2026 12:59
20 Makanan Tinggi Antioksidan Menurut USDA, Cegah Penyakit dan Penuaan Dini
Ilustrasi(freepik)

ANTIOKSIDAN menjadi salah satu komponen penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Senyawa ini dikenal mampu melawan radikal bebas, sebuah molekul tidak stabil yang dapat merusak sel dan memicu berbagai penyakit kronis.

Menurut data dari United States Department of Agriculture (USDA), antioksidan bekerja dengan cara menetralkan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel, penuaan dini, hingga penyakit seperti kanker dan gangguan saraf.

Dokumen “Top 20 Foods High in Antioxidants” yang dirilis berdasarkan pengujian USDA terhadap lebih dari 100 jenis makanan, mengungkapkan daftar makanan dengan kandungan antioksidan tertinggi.

Daftar 20 Makanan Kaya Antioksidan

Berikut makanan dengan kandungan antioksidan tinggi:

  1. Kacang merah kecil (small red beans)
  2. Blueberry liar (wild blueberries)
  3. Kacang merah (red kidney beans)
  4. Kacang pinto
  5. Blueberry budidaya
  6. Cranberry
  7. Artichoke
  8. Blackberry
  9. Prune (plum kering)
  10. Raspberry
  11. Stroberi
  12. Apel Red Delicious
  13. Apel Granny Smith
  14. Kacang pecan
  15. Ceri manis
  16. Plum hitam
  17. Kentang russet
  18. Kacang hitam
  19. Plum
  20. Apel gala

Selain itu, sayuran berdaun gelap seperti bayam dan kale juga dikenal memiliki kandungan antioksidan tinggi.

Mengapa Antioksidan Penting bagi Tubuh?

Antioksidan memiliki sejumlah manfaat penting, di antaranya:

  • Melindungi sel dari kerusakan
  • Mengurangi risiko penyakit kronis
  • Mendukung kesehatan otak
  • Memperlambat proses penuaan

Menurut World Health Organization (WHO), pola makan kaya buah dan sayur kaya antioksidan, dapat menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes. Sementara itu, Harvard T.H. Chan School of Public Health menjelaskan bahwa antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, dan flavonoid berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh dan mencegah peradangan.

Dampak Kekurangan Antioksidan

Kekurangan antioksidan dapat membuat tubuh rentan terhadap stres oksidatif, yaitu kondisi ketika jumlah radikal bebas lebih tinggi dibandingkan kemampuan tubuh untuk menetralkannya.

Beberapa dampaknya antara lain:

  • Penuaan dini
  • Mudah lelah dan penurunan daya tahan tubuh
  • Risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung
  • Gangguan fungsi otak seperti Alzheimer dan Parkinson
  • Peningkatan risiko kanker

USDA juga mencatat radikal bebas yang tidak terkendali dapat menyebabkan kerusakan sel serius yang berujung pada berbagai penyakit degeneratif. (St. John's Health/USDA/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya