Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
ANTIOKSIDAN menjadi salah satu komponen penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Senyawa ini dikenal mampu melawan radikal bebas, sebuah molekul tidak stabil yang dapat merusak sel dan memicu berbagai penyakit kronis.
Menurut data dari United States Department of Agriculture (USDA), antioksidan bekerja dengan cara menetralkan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel, penuaan dini, hingga penyakit seperti kanker dan gangguan saraf.
Dokumen “Top 20 Foods High in Antioxidants” yang dirilis berdasarkan pengujian USDA terhadap lebih dari 100 jenis makanan, mengungkapkan daftar makanan dengan kandungan antioksidan tertinggi.
Berikut makanan dengan kandungan antioksidan tinggi:
Selain itu, sayuran berdaun gelap seperti bayam dan kale juga dikenal memiliki kandungan antioksidan tinggi.
Antioksidan memiliki sejumlah manfaat penting, di antaranya:
Menurut World Health Organization (WHO), pola makan kaya buah dan sayur kaya antioksidan, dapat menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes. Sementara itu, Harvard T.H. Chan School of Public Health menjelaskan bahwa antioksidan seperti vitamin C, vitamin E, dan flavonoid berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh dan mencegah peradangan.
Kekurangan antioksidan dapat membuat tubuh rentan terhadap stres oksidatif, yaitu kondisi ketika jumlah radikal bebas lebih tinggi dibandingkan kemampuan tubuh untuk menetralkannya.
Beberapa dampaknya antara lain:
USDA juga mencatat radikal bebas yang tidak terkendali dapat menyebabkan kerusakan sel serius yang berujung pada berbagai penyakit degeneratif. (St. John's Health/USDA/Z-2)
Pola makan sehat bisa membantu mencegah risiko demensia. Buah beri, sayuran hijau, ikan berlemak, kacang, dan minyak zaitun efektif lindungi fungsi otak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved