Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KALANGAN aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kompak bergerak mengatasi laju inflasi. Satu di antaranya dilakukan dengan mengolah lahan yang ditanami komoditas cabai dengan skema pembiayaan secara urunan.
Bupati Cianjur Herman Suherman menyebut langkah yang dilakukan para ASN di Kabupaten Cianjur itu merupakan sebuah investasi. Pasalnya, hasil produksi nanti akan kembali ke para ASN.
"Bukan urunan sih, tapi lebih ke investasi. Hasil yang nanti diperoleh untuk ASN juga. Dananya dari kantong pribadi masing-masing ASN. Ini mungkin yang pertama di Indonesia, ASN terlibat menanam cabai untuk menekan laju inflasi," terang Herman ditemui seusai penamanan perdana cabai di Kecamatan Mande, Kamis (6/10).
Pada prinsipnya, lanjut Herman, penanaman cabai merupakan gerakan menahan laju inflasi akibat krisis global saat ini. Gerakan tersebut juga merupakan instruksi Presiden Joko Widodo lantaran berfluktuasinya harga cabai akhir-akhir ini menjadi indikator terjadinya inflasi.
"Kami tentu bersyukur, kalangan ASN khususnya di Sekretariat Daerah dan para kepala OPD, kompak menanam cabai untuk menahan laju inflasi," sebutnya.
Di Kecamatan Mande, lahan garapan tanaman cabai kalangan ASN seluas lebih kurang 1 hektare. Selain itu, terdapat juga 8 hektare lahan yang ditanami komoditas serupa di Kecamatan Campaka. "Total jadi 8 hektare lahan yang digarap ASN untuk ditanami cabai," kata Herman.
Bupati mengapresiasi langkah ASN di Kabupaten Cianjur yang merespons cepat instruksi Presiden Joko Widodo. Herman berharap langkah tersebut bisa menjadi cara menahan laju inflasi di Kabupaten Cianjur. "Hasil perhitungan, akhir tahun nanti saat panen, minimalnya kebutuhan cabai warga Kabupaten Cianjur terpenuhi," jelasnya.
Diestimasi, produksi cabai merah keriting di Kabupaten Cianjur akan mengalami surplus sebanyak 2.400 ton. Sedangkan cabai merah besar TW diperkirakan surplus sebanyak 3.800 ton. "Kalau terjadi surplus, insya Allah kita bisa menyuplai ke daerah lain dengan catatan kita konsisten terus menanam," ungkapnya.
Langkah para ASN di Pemkab Cianjur diharapkan jadi contoh bagi masyarakat lain. Sejak diterbitkannya edaran gerakan penanaman cabai, sejumlah masyarakat pun sudah ikut mengimplementasikannya. "Kami harapkan upaya menahan laju inflasi bisa beriringan dengan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi," tegasnya.
Kapasitas penyuluh pertanian pun terus ditingkatkan. Mereka harus menguasai teknologi pertanian agar produktivitas hasil panen pada sektor ini di Kabupaten Cianjur bisa meningkat.
"Seperti padi, ke depan sudah kami rencanakan agar produksinya bisa meningkat setiap hektarenya. Demikian juga tingkat produksi cabai, harus meningkat," pungkas Herman. (OL-15)
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
WAKIL Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pegawai SPPG yang diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) PPPK sebanyak 32.000
Setelah terkumpul selama satu bulan, telur didistribusikan ke setiap posyandu untuk diberikan kepada anak-anak.
Adapun pembersihan dilakukan secara manual yaitu menggunakan cangkul, skrup, dan diangkut dengan gerobak sorong.
APARATUR Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Cimahi tetap diwajibkan masuk kerja seperti biasa pada Jumat, 2 Januari 2026, meski disebut sebagai 'hari kejepit nasional'.
Materi Latsar menjadi kompas dalam melakukan pelayanan dan pengabdian kepada Pemerintah Kota Sorong dan masyarakat.
METODE kerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) bagi ASN, baik PNS maupun PPPK dinilai tidak akan berdampak signifikan terhadap ekonomi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved