Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MAHASISWA dan mahasiswi asal Papua dan Papua Barat yang tergabung dalam organisasi Eksponen Muda Papua menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah berhasil melakukan pembangunan di Provinsi Papua dan Papua Barat.
Ketua Umum Eksponen Muda Papua, Rahman Fatur mengatakan pembangunan Jokowi dibidang infrastruktur, ekonomi, sosial kesehatan, pendidikan telah dirasakan masyarakat Papua hingga ke wilayah pedalaman.
Hal itu disampaikan Rahman usai diskusi bertemakan 'Mendorong Pembangunan Berkelanjutan untuk Kemajuan Papua'. (Keberhasilan Pembangunan di Papua di era Presiden Joko Widodo) di Gedung EMP, Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur.
"Di sektor kesehatan, pendidikan, infrastuktur dan lainnya, pembangunannya sampai ke daerah pedalaman. Dulunya belum tersentuh, oleh Pesiden Jokowi itu semua sudah terealisasi baik," kata Rahman, kemarin.
Menurutnya, akselerasi pembangunan infrastruktur di era Jokowi dinilai berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini dikarenakan infrastruktur yang dibangun membuat perekonomian masyarakat semakin bergeliat. Infrastruktur yang memadai dapat mengurangi waktu tempuh perjalanan sehingga mempercepat jalur logistik.
Di Tanah Papua, pemerintah Indonesia tercatat telah melakukan berbagai pembangunan infrastruktur di Bumi Cenderawasih, diantaranya pembangunan jalan Trans Papua, pembangunan bandara, pelabuhan hingga Jembatan Youtefa hingga Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota di Kabupaten Merauke.
Rahman menyatakan pembangunan di era Jokowi di Papua hampir diseluruh sektor. Bahkan, Jokowi belasan kali datang ke Papua untuk memastikan pembangunan di Papua berjalan dengan efektif dan maksimal.
Rahman menyebut, Jokowi pun telah membuat Instruksi Presiden Nomor 09 Tahun 2020 tentang Percepatan Kesejahteraan di Papua dan Papua Barat, sebagai bentuk keseriusan pemerintah terhadap pembangunan diberbagai sektor di tanah Papua.
"Presiden Jokowi dalam pemerintahannya berjalan efektif dalam membangun Papua, dan itu yang memang kita rasakan dan juga secara realitas di lapangan demikian. Jokowi menjalankan pemerintahan sangat luar biasa," tegasnya.
Rahman berharap pemerintahan Jokowi terus meningkatkan membangun di Papua. Ia pun bersiap mendukung kebijakan untuk kebaikan Papua.
Selain itu, Rahman juga berharap Eksponen Muda Papua bisa menjadi wadah bagi anak muda Papua mengembangkan minat, bakat dan pengembangan dirinya untuk kemajuan Papua khususnya, umumnya untuk Indonesia.
Tarian adat Papua turut mewarnai diskusi tersebut. Diskusi ini menghadirkan narasumber Haris Samsudin sebagai penulis buku, Charles Kosai sebagai Tokoh Muda Papua, Abia Indou sebagai aktivis Papua.
Sekitar 80 orang ikut dalam diskusi ini. Mereka merupakan perwakilan mahasiswa Papua yang kuliah di Jabodetabek, khususnya di Jakarta. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga Pangan, BULOG Jateng Gelar Pasar Murah
Bank Woori Saudara melalui Kantor Cabang Subang menggelar kegiatan edukasi keuangan bagi mahasiswa Universitas Mandiri Subang pada Februari 2026.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Setibanya di Bandara Presidential Flight pukul 18.00 waktu setempat, kehadiran Presiden langsung disambut hangat oleh perwakilan warga Indonesia yang bermukim di sana.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved