Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA tanah menerjang sejumlah titik di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Intensitas hujan yang cukup lama menjadi penyebab terjadinya longsor.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari Pusdalops Kabupaten Kuningan, Senin (3/10) hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi terjadi mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB. Hujan dengan rentang yang cukup lama tersebut menyebabkan longsor di sejumlah titik di Desa Pamulihan, Kecamatan Subang, Kabupaten Kuningan sekitar pukul 18.00 WIB.
"Tapi tidak ada korban jiwa akibat longsor," tutur Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, Selasa (4/10).
Ada pun titik longsor terjadi di RT 11 RW 003 dimana longsor menutup akses jalan desa, sawah dan kolam ikan milik warga. Longsor juga terjadi di RT 01 RW 01 yang terjadi pada tembok penahan tebing (TPT). Selain itu TPT di RT 18 RW 04 mengalami longsor.
BPBD Kabupaten Kuningan, lanjut Indra telah menurunkan tim assessment dan bersama aparat desa menutup sementara akses jalan desa yang tertimpa material longsor dengan memasang rambu-rambu peringatan. Sedangkan untuk TPT yang longsor untuk sementara ditutup menggunakan terpal untuk mengantisipasi longsor susulan.
Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan informasi dari BMKG Stasiun Kertajati, Kabupaten Majalengka, sejumlah wilayah di Kabupaten Kuningan saat ini sudah memasuki musim penghujan. Sehingga masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan. (OL-15)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Pada 2025, tercatat 161.752 kasus Dengue dengan 673 kematian yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Banjir terjadi pada Rabu (11/2) di empat dusun di Desa Andamui, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan
Kematian ikan mulai terpantau sejak 29 Januari 2026 dan terus meningkat hingga hari ketujuh.
Hasil identifikasi yang diakukan, kematian ikan disebabkan adanya parasit jenis cacing yang hidup di tubuh ikan.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, di Kuningan, Minggu, mengatakan kondisi cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi
Sepanjang Januari hingga Desember 2025, Pemkab Kuningan telah menerima 337 unit alsintan dengan nilai hampir Rp 10 miliar.
Dengan total anggaran mencapai Rp 355 miliar, seluruh pengelola dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diminta mematuhi ketentuan yang berlaku.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved