Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA Sabtu (10/9), PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk. (Adira Finance) mengadakan Jelajah Desa Wisata Rejowinangun dan Festival Pasar Rakyat di Pasar Legi Kotagede yang menjadi bagian dari rangkaian program Festival Kreatif Lokal 2022 di kota Yogyakarta.
Dalam kesempatan ini, Adira Finance juga memberikan predikat “Desa Wisata Ramah Berkendara” kepada Desa Rejowinangun, dengan meresmikan landmark desa secara simbolis.
Festival Kreatif Lokal 2022 merupakan program CSR tahunan Adira Finance untuk Indonesia di bawah pilar Sahabat Lokal. Program ini bertujuan untuk mendukung pariwisata, kearifan lokal dan UMKM ekonomi kreatif sehingga dapat mendorong kemajuan perekonomian Indonesia.
Baca juga : Peringati HUT, Adira Finance Beri Anugerah Desa Wisata Ramah Berkendara
Selain kegiatan Jelajah Desa Wisata dan Festival Pasar Rakyat, Adira Finance juga mengadakan berbagai program, diantaranya pelatihan dan pendampingan Desa Wisata Kreatif, serta peningkatan literasi keuangan bagi masyarakat pasar.
Seluruh rangkaian kegiatan tadi merupakan bagian dari Festival Kreatif Lokal yang diadakan di 5 desa wisata di wilayah Jawa dan Bali mulai dari September hingga November 2022.
“Tahun ini merupakan ketiga kalinya kami berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) mengadakan program Festival Kreatif Lokal," ungkap Swandajani Gunadi, Direktur Marketing Adira Finance.
Baca juga : Dukung Desa Wisata, Adira Finance Gelar Festival Kreatif Lokal di Alamendah
Pernyataan Swandajani disampaikan saat meresmikan landmark Desa Wisata Ramah Berkendara yang turut dihadiri oleh Kepala Desa Rejowinangun, Handani Bagus Setiarso, S.Sos.
"Pada program tahun ini, kami mengajak sahabat-sahabat komunitas motor untuk menjelajahi beragam destinasi unik di Desa Wisata Rejowinangun,” ujar Swandajani.
“Mewakili Desa Rejowinangun, kami menyambut baik program Festival Kreatif Lokal 2022 dan berterima kasih kepada Adira Finance sebagai mitra dari Kemenparekraf RI yang telah mendukung pengembangan Desa Rejowinangun sebagai Desa Wisata Ramah Berkendara. Semoga lebih banyak wisatawan yang mengetahui dan berkunjung ke Desa Rejowinangun,” ungkap Handani.
Baca juga : Desa Karanganyar, Magelang Jadi Desa Wisata Ramah Berkendara
Rejowinangun dipilih sebagai salah satu Desa Wisata Ramah Berkendara karena telah memenuhi kriteria pendukung yang meliputi infrastruktur seperti jalanan beraspal, penerangan lalu lintas, stasiun pengisian bahan bakar, dan bengkel otomotif; sumber daya manusia termasuk pelaku ekonomi kreatif, pengelola dan pemandu wisata; serta ekosistem pariwisata yaitu tempat wisata, akomodasi, ataupun fasilitas lainnya.
“Kami melihat bahwa jarak tempuh untuk berwisata kini relatif lebih pendek, dimana masyarakat akan lebih mencari destinasi wisata yang tidak jauh dari domisili mereka dan dapat dengan mudah dikunjungi menggunakan mobil atau motor," jelas Swandajani.
."Sehingga, pada program tahun ini kami bersama Kemenparekraf memilih lima desa wisata yang memenuhi kriteria sebagai desa ramah berkendara untuk wilayah Jawa dan Bali," katanya.
Baca juga : Adira Finance dan Kemenparekraf Resmikan Wisata Desa Carangsari
"Untuk itu saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Kemenparekraf yang telah menjadikan desa wisata sebagai salah satu destinasi wisata baru pecinta otomotif,” tambah Swandajani.
Penyelenggaraan Festival Kreatif Lokal 2022 ini turut didukung oleh berbagai pihak, baik dari pemerintah maupun swasta, seperti Zurich Asuransi Indonesia, MUFG, Adira Finance Syariah, dan Bank Danamon.
Sejalan dengan tujuan Zurich “Mewujudkan Masa Depan yang Lebih Baik Bersama-sama”, Zurich telah mendukung kegiatan Festival Kreatif Lokal sejak tahun 2020.
Baca juga : Program Desa Wisata Tepus, Yogyakarta, Dorong Ekonomi Warga
Direktur Utama PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, Edhi Tjahja Negara, menyampaikan “Kami senang dapat kembali berkolaborasi dan mendukung program ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif."
"Melalui produk kami menjamin pelanggan saat bepergian serta yang menjalankan UKM, saya yakin kami berada di posisi yang tepat untuk mendukung konsumen Indonesia. dan melindungi perjalanan mereka, keluarga mereka, dan karyawan mereka,” jelasnya.
“Terima kasih kepada segenap pengelola desa wisata, Zurich, MUFG, Bank Danamon dan mitra pendukung kami lainnya atas kolaborasi dan peran aktifnya dalam penyelenggaraan rangkaian Festival Kreatif Lokal," ujar Swandajani.
Baca juga : Desa Sanankerto Jadi Desa Wisata Ramah Berkendara Adira Finance
"Saya berharap program ini dapat memberikan manfaat tidak terbatas hanya meningkatkan minat wisatawan lokal untuk berkunjung, namun juga memberdayakan ekosistem desa wisata setempat,” tutup Swandajani.
Informasi terkait rangkaian kegiatan Festival Kreatif Lokal 2022 dapat diakses melalui akun media sosial resmi Adira Finance @adirafinanceid, Youtube Adira Finance, dan platform situs Sahabat Lokal adira.id/e/fkl2022-pr.
Baca juga : Adira Finance dan Kemenparekraf Gelar Festival Kreatif Lokal 2022 di Desa Wisata
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Hery Gunardi mengungkapkan fasilitas pinjaman perbankan yang belum ditarik atau undisbursed loan masih cukup tinggi.
Ia menegaskan Bank Jakarta menyambut peluang penempatan dana berikutnya dari pemerintah pusat.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tambahan penempatan dana pemerintah di bank Himbara cukup menjaga likuiditas dan transmisi kredit yang optimal.
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Pendapatan bulanan tempat wisata melonjak dari rata-rata Rp12 juta menjadi sekitar Rp32 juta per bulan, seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
PENGEMBANGAN desa wisata kini tidak lagi semata berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan.
"Desa wisata tidak hanya menghadirkan pengalaman bagi wisatawan tetapi juga memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi lokal,"
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan promo spektakuler untuk tiket masuk Desa Bakti BCA melalui fitur Lifestyle di aplikasi myBCA.
Para pengelola desa wisata ini mendapat penghargaan dari Kementerian Pariwisata pada Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) 2025, Selasa (16/12) di Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved