Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
JENAZAH Argo Wahyu Pamungkas (AWP), 32, dimakamkan di pemakaman umum di Desa Geblok, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung Jumat (2/9) petang, beberapa jam setelah datang dari Rumah Sakit Tentara (RST) dr Asmir Salatiga.
Tidak banyak warga yang melayat dalam pemakaman AWP, bahkan beberapa tetangga dan keluarga juga enggan untuk bercerita tewasnya almarhum, mereka memilih diam dan tidak banyak bicara saat jenazah mulai diturunkan dari mobil ambulan. "Tidak tahu persisnya, hanya infonya ribut dengan tentara," kata seorang warga.
Sementara empat rekannya yakni Ali Akbar Inung Rafsanjani, 20, Yahya, 22, Ari Suryo Saputro, 23, dan Arif Fahrurrozi, 22, masih menjalani perawatan di rumah sakit tersebut setelah dikirim dari Markas Komando (Mako) Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pendawa Kostrad Salatiga.
Diduga kelima warga sipil tersebut dalam kondisi mabuk saat mengeroyok Pratu Roni Waluyo, anggota Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pendawa Kostrad Salatiga, sebelum dibawa ke markas tentara tersebut. Kasus ini tengah ditangani kepolisian bersama Denpom IV/Salatiga.
Sebagaimana diketahui, kasus ini berawal pada Kamis (1/9) siang ketika Pratu Roni Waluyo bersama istrinya keluar dari Bank Mandiri di Jalan Diponegoro Kota Salatiga. Dalam perjalanan pulang sepeda motor pasutri ini tiba-tiba tersenggol mobil pickup yang ditumpangi lima pelaku.
Pratu Roni Waluyo kemudian mengikuti hingga mobil pickup tersebut berhenti di Pasar Buah Blauran di Jalan Pahlawan Kota Salatiga, di depan masjid pasar terjadi perselisihan hingga anggota TNI dikeroyok lima pelaku, dan karena tidak seimbang kemudian istrinya menghubungi rekannya melalui group WhatsApp liting untuk meminta bantuan.
Selanjutnya datang serombongan tentara dan berhasil menangkap lima pelaku tersebut, kemudian kelimanya dibawa ke Mako Batalyon 411 Salatiga, hingga beberapa jam kemudian dikirim ke rumah sakit dalam kondisi babak belur dan satu diantaranya tewas ketika dalam penanganan medis di RST DKT Salatiga.
Kepala Polres Salatiga Ajun Komisaris Besar Indra Mardiana membenarkan kejadian tersebut dan kini masih melakukan penyelidikan dan koordinasi dengan Denpom IV dalam penanganan kasus tersebut. (OL-13)
Baca Juga: Polisi Tetapkan 4 Tersangka Perundungan Siswa SMP di Kota Malang
RATUSAN prajurit TNI di bawah komando Kodam XXIV/Mandala Trikora Papua Selatan dipastikan tetap bersiaga di pos masing-masing dan memilih tidak mudik pada Idulfitri 1447 Hijriah.
KASUS penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus didesak agar dibawa ke peradilan militer karena melibatkan anggota TNI sebagai pelaku.
PUSAT Bantuan Hukum Asosiasi Advokat Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto membentuk tim pencari fakta kasus penyiram air keras Akivis Kontras, Andrie Yunus
kasus dugaan penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus dan keterlibatan oknum TNI dalam kasus ini menjadi ujian bagi kredibilitas sistem peradilan militer di mata publik.
Margarito menekankan bahwa dalam negara hukum demokratis, aspek utama yang harus dijunjung adalah profesionalisme aparat penegak hukum.
Kementerian HAM mengatakan kasus penyiraman air keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus memiliki dimensi strategis, menjadi perhatian luas publik sekaligus sorotan internasional
KEPOLISIAN Resor Metropolitan Bekasi menetapkan seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial NY sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengeroyokan.
Adapun, Bahar diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan/atau pengeroyokan dan/atau penganiayaan.
BAHAR bin Smith akan diperiksa polisi pada 4 Februari 2026 sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan oleh Polres Metro Tangerang Kota.
TERSANGKA kasus dugaan penganiayaan Bahar bin Smith akan diperiksa polisi pada 4 Februari 2026. Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan
Motif di balik aksi kekerasan tersebut dipicu oleh sengketa pengelolaan parkir.
Penyelidikan mendalam mengungkap bahwa tindakan pengeroyokan tersebut dipicu oleh solidaritas sempit antarsesama anggota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved