Headline

Buruknya komunikasi picu masalah yang sebetulnya bisa dihindari.

Fokus

Pemprov DKI Jakarta berupaya agar seni dan tradisi Betawi tetap tumbuh dan hidup.

Imbas Tiga Kali Gempa, Warga Mentawai Mengungsi

Yose Hendra
30/8/2022 16:41
Imbas Tiga Kali Gempa, Warga Mentawai Mengungsi
Sejumlah siswa TK Pembangunan Laboratorium UNP dievakuasi sementara ke luar bangunan setelah terjadi gempa di Padang, Sumbar, Senin (29/8).(ANTARA/Iggoy el Fitra)

SETELAH tiga kali diguncang gempa yang berpusat di barat laut Kepulauan Mentawai dengan kisaran magnitudo 5, yakni 5,2 Skala Richter (SR), 5,9 SR, dan 6,4 SR pada Senin (29/8) kemarin, sejumlah warga mengungsi ke tempat evakuasi dan beberapa fasilitas umum dilaporkan mengalami rusak ringan hingga rusak berat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mentawai Novriadi mengatakan bahwa gempa terasa sangat kuat di daerah Siberut Barat.

"Kita mengimbau warga tetap waspada dan siaga mengantisipasi gempa susulan yang lebih besar dan mengungsi ke tempat evakuasi," ujar
Novriadi di Mentawai, Selasa (30/8).

Mengantisipasi gempa susulan yang lebih besar, warga di Dusun Simalegi muara Desa Simalegi yang bermukim di tepi pantai, mengungsi ke
perladangan masyarakat di dataran tinggi.

Kemudian, sekitar 500 jiwa warga Betaet Desa Simalegi yang juga berlokasi di tepi pantai, mengungsi di dataran tinggi pada tiga titik,
yaitu di posko pengungsi yang dibangun NGO ASB pada program desa tangguh bencana, rumah masyarakat di dataran tinggi, serta perladangan masyarakat (tanpa pondok) di dataran tinggi.


Baca juga: Polda Banten Temukan 3 Ha Ladang Ganja Di Lhokseumawe


Selain itu, di Kecamatan Siberut Utara, sejumlah warga mengungsi ke arah perladangan di Tamairang yang jauh dari pantai.

Sementara itu, kerusakan terjadi pada fasilitas umum SMPN 03 Simatalu yaitu retak-retak pada bagian tembok. Dinding Gedung SDN 18 Simalegi juga retak. Lalu, SDN 11 mengalami rusak berat. Kemudian, dinding Puskesmas Betaet retak dan pintu terlepas.

Satu unit rumah ibadah gereja katolik di Dusun Simalibbeg Desa Simatalu mengalami retak dan plafon berjatuhan. Selain itu, Kkantor Camat Siberut Barat juga retak, dan salah satu rumah warga rusak ringan.

Adapun bantuan yang telah disalurkan ke tempat pengungsian berupa tiga buah terpal untuk tenda pengungsi yang diberikan Kecamatan Siberut Barat dan gudang bansos dari dinas. (OL-16)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya