Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH boat panjang (long boat) penyeberangan terbalik di perairan pantai Mapinang Utara, Pulau Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Senin (14/7), sekitar pukul 11.00 WIB. Diduga kapal terbalik akibat gelombang tinggi.
Kapal itu membawa rombongan anggota DPRD Mentawai dan sejumlah orang dari OPD Kabupaten Mentawai, melakukan perjalanan dari Sikakap menuju Tuapejat.
Informasi awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai pada pukul 17.40 WIB dari Kepala Dusun Mapinang Utara, yang kemudian memicu operasi tanggap darurat. Tim SAR dikerahkan sekitar pukul 17.56 WIB dengan menggunakan RIB 02 Mentawai, menyusuri titik koordinat 2°27'20.26"S 99°56'23.32"E — diperkirakan sekitar 32,7 mil laut dari Dermaga Tuapejat.
Kapal sepanjang 12 meter dengan tiga mesin berkekuatan 40 PK tersebut membawa 18 penumpang. Hingga Selasa (15/7) pagi, 11 orang masih dinyatakan hilang, sementara 7 lainnya berhasil diselamatkan.
Berdasarkan data yang dibeberkan SAR Mentawai, korban hilang dalam pencarian:
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Rudi menegaskan operasi pencarian dilakukan secara intensif. Pencarian ini melibatkan berbagai unsur, termasuk Polri, TNI AL, dan masyarakat lokal.
“Kami langsung bergerak setelah informasi masuk. Fokus kami adalah menyisir area sekitar perairan antara Katiet dan Mapinang, di wilayah Sawang, Pagi Utara, tempat sejumlah korban dilaporkan terlempar ke laut," ujar Rudi.
Gelombang setinggi 1 hingga 2,5 meter menjadi tantangan utama bagi 28 personel yang terlibat dalam operasi pencarian. Pihak SAR belum memiliki drone pemantau, sehingga pencarian dilakukan secara manual dari dua sisi timur dan barat, antara Sawang Toengkoe dan Katiet, dengan dua kapal, satu besar dan satu kecil.
Menurut penuturan para korban selamat, saat kejadian, kapal sempat dihantam gelombang besar sebelum akhirnya terbalik. Beberapa penumpang langsung terlempar ke laut, sebagian lainnya berpegangan pada bagian kapal yang mengapung sebelum diselamatkan.
Pihak SAR berharap cuaca membaik agar pencarian dapat diperluas dan korban dapat ditemukan secepatnya. “Operasi ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Kami berharap seluruh korban bisa ditemukan dalam keadaan selamat,” tutur Rudi.
Pencarian masih terus berlangsung. Masyarakat dan keluarga korban terus memantau perkembangan dari posko SAR terdekat. Pemerintah daerah juga diharapkan segera memberikan dukungan logistik dan psikososial bagi keluarga korban yang menunggu kepastian nasib orang-orang tercinta mereka. (Z-2)
ISU mengenai potensi gempa megathrust yang dapat mengguncang wilayah Sumatra Barat, khususnya Kota Padang, kembali memunculkan kecemasan besar di kalangan warganya.
Kepulauan Mentawai Lepas dari Status Daerah Tertinggal
Kondisi Indonesia di tengah zona antar lempeng tektonik aktif menjadi penyebab rawannya terjadi bencana gempabumi dan tsunami.
Cara membuat gigi mereka runcing adalah dengan menggunakan panokok (palu) dan papaek (pahat) serta Kajut Simakainaok (batang dari kayu simakainaok).
GEMPA bumi Magnitudo 5 mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai dan juga dirasakan di Kota Padang, Sumatra Barat, pukul 10.50 Wib, Selasa (23/7/24).
Basarnas Bali gelar Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 selama 17 hari. 140 personel disiagakan di pelabuhan, bandara, dan objek wisata untuk antisipasi darurat.
Selanjutnya pada pukul 17.50 WIB Tim SAR gabungan kembali menemukan korban yang teridentifikasi bernama Hardianto dalam kondisi meninggal dunia
Tiga orang meninggal dunia setelah tertimbun longsoran sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.
Adapun operasi SAR yang menjadi perhatian masyarakat antara lain kecelakaan pesawat pada 3 Agustus 2025 terhadap pesawat latih PK-S126 yang jatuh di Desa Benteng, Ciampea.
Penumpang dan awak pesawat Smart Air rute Nabire-Kaimana dipastikan selamat setelah pesawat melakukan pendaratan darurat di kawasan pantai dekat Bandara Nabire.
Ia mengatakan dua korban diduga tertimbun longsor saat bekerja di area pertanian/perkebunan dan jauh dari pemukiman penduduk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved