Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH pedagang di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) tidak lagi menjual telur menyusul harga telur yang mencapai Rp32 ribu per kilogram. Mereka khawatir, jika nanti tiba-tiba harga telur anjlok sehingga membuat rugi.
"Saat ini, harga telur eceran mencapai Rp32 ribu per kg. Saya tidak lagi menjual telur, karena takut kalau tiba-tiba turun. Lebih baik bertahan untuk tidak menjual sementara. Apalagi, modal saya tidak terlalu banyak," jelas Fatmah, 63, pedagang di Pasar Legok, Pekuncen, Banyumas, Senin (29/8).
Menurutnya, dengan harga Rp32 ribu, maka sebetulnya banyak warga yang enggan membeli. Mereka mengalihkan untuk konsumsi lainnya seperti tahu dan tempe. "Karena itulah, sementara ini saya merelakan untuk tidak jualan telur. Meski harga naik, tetapi labanya sama saja," ungkapnya.
Sementara pedagang di Pasar Manis, Purwokerto, Warsiti, 54, mengatakan biasanya setiap hari bisa menjual telur sebanyak 10 kg. Namun, karena harganya melonjak, maka banyak yang mengurangi pembelian. "Dalam sehari, saat sekarang paling hanya 5 kg laku. Harga di sini Rp31 ribu per kg," jelasnya.
Warsiti mengatakan biasanya warga yang beli 1 kg, kini maksimal hanya 0,5 kg saja. Dengan berkurangnya pembelian, maka habisnya juga lebih lama. (OL-15)
Terlur mengandung protein berkualitas tinggi, lemak sehat, vitamin A, D, E, B12, mineral zat besi, fosfor, selenium.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Warga bisa memanfaaatkan bahan pangan lokal yang murah namun kaya nutrisi dan bergizi untuk dimasukan dalam menu sehari-hari.
Agar tetap aman mengonsumsi telur, batasi 1 sampai 2 butir per hari untuk kebanyakan orang sehat, pilih cara masak rebus atau kukus, serta seimbangkan dengan sayur, buah
Jelang Natal dan tahun baru, harga cabai merah dan telur di pasar tradisional terus merangkak naik cukup signifikan hingga banyak pembeli mengeluhkan kenaikan itu
Telur merupakan sumber protein hewani yang sudah menjadi pangan pokok dan banyak dikonsumsi masyarakat.
JAJARAN Polresta Banyumas, Jawa Tengah menggagalkan dugaan peredaran bahan peledak yang diduga untuk petasan seberat sekitar 9 kilogram (kg) dalam Operasi Pekat Candi (TO OPC) 2026.
Tingginya harga cabai terjadi karena faktor cuaca karena sejumlah daerah sentra seperti Pemalang, Kabupaten Semarang, Temanggung, Demak, Pati belum ada panen besar.
Harga beras medium di Pasar Sidodadi Cilacap berada pada kisaran Rp13.000–Rp13.500 per kg dan beras premium Rp14.000–Rp14.500 per kg.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Kabupaten Banyumas dianggap telah berhasil mengelola sampah secara menyeluruh, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan akhir.
Di Purwokerto, penurunan harga terjadi pada daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved