Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Tasikmalaya mulai awal pekan terakhir merangkak naik. Kenaikan harga terjadi pada beberapa komoditas mulai cabai rawit, telur, daging sapi, sayuran dan bawang merah. Namun, yang membuat ibu-ibu menjerit ialah kenaiakan harga telur ayam, dari Rp19 ribu menjadi Rp32 ribu/kg nya.
Salah satu pedagang di Pasar Cikurubuk, Tasikmalaya, Dudung mengatakan, kebutuhan bahan pokok sejak awal pekan ini mengalami kenaikan. Kenaikan paling fantastis terjadi pada telur semula dijual seharga Rp19 ribu menjadi Rp32 ribu perkg. Kenaikan harga telur disebabkan pasokan yang seret ke pasar.
"Kebutuhan telur di sejumlah pasar tradisional di Tasikmalaya dipasok dari Blitar, Jawa Timur mencapai 70 persen. Sisanya (30%) dari beberapa daerah lain, ketika pasokan dari Jawa Timur seret harga terkerek naik," kata Dudung menganalisa, Kamis (25/8/2022).
Saat ini, jelas Dudung, kebutuhan bahan pokok lain seperti bawang merah, cabai, daging sapi, dan sayuran memang naik tapi tak begitu banyak. Karena daerah lain di Jawa Barat masih bisa memasoknya, namun untuk telur ketergantungannya besar dari Jawa Timur. Peternak di Jawa Barat, seperti di wilayah Tasikmalaya, Ciamis dan Garut belum bisa memenuhi kebutuhan pasar.
"Kenaikan harga telur ini yang paling tinggi, memang kebutuhan bahan pokok lainnya juga mengalami kenaikan seperti cabai cabai merah domba semula dijual Rp70 ribu naik Rp85 ribu, cabai rawit merah Rp50 ribu, cabai merah lokal Rp50 ribu dan cabai merah TW Rp60 ribu perkg," ujarnya.
Sementara itu, Annisa, 50, warga Bebedahan, mengatakan, kenaikan harga telur membuat dirinya bingung. Sebab telur banyak di pasar tapi harganya bisa naik hampir dua kali lipat. Dari Rp19 ribu/kg menjadi Rp32 ribu/kg, di warung harga telur dijual satuan Rp2 ribu ukuran kecil.
"Saya bingung dengan kondisi ini, sementara penghasilan suami tetap. Pendapatan tetap tetapi pengeluran buat beli bahan pokok naik terus setiap pekan. Lama-lama bisa kekurangan gizi nanti, stunting bisa meningkat lagi," ujar Annisa. (OL-13)
Baca Juga: Harga Telur Ayam Naik Akibat Kenaikan Harga Pakan Ayam
SATUAN Narkoba Polres Tasikmalaya Kota berhasil menangkap lima tersangka pengedar sabu, tembakau gorila, obat terlarang melalui media sosial dengan Cash on Devilery (COD).
PESANTREN Tarekat Idrisiyyah Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, menggelar kick off transformasi pendidikan.
Setelah kepulangan korban, Pemkab Tasikmalaya juga melakukan pendampingan hingga pemulihan korban.
Harga telur ayam semula Rp 31.500 menjadi Rp29 ribu, normalnya Rp 26 ribu perkg, bawang merah Rp 43 ribu, bawang putih Rp40 ribu, cabai rawit merah Rp 54 ribu, cabai keriting Rp 62 ribu.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, mengapresiasi komunitas Clean The City.
Imbauan itu juga mendapat dukungan dari TNI, ulama, dan pondok pesantren. Mereka mengajak masyarakat berdoa bersama di Mesjid Agung.
Pasar Kamp itu timbul dadakan atas inisiatif pedagang Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe yang berjualan di jalur itu untuk meringankan pedagang dari Bener Meriah serta Aceh Tengah.
Pemkot Batam menambah pasokan cabai dari Lombok, dan petani lokal diperkirakan memasuki masa panen pada Desember.
“Secara umum ketersediaan bahan pokok aman, termasuk menghadapi musim hujan. Sampai sekarang belum ada gangguan distribusi dari daerah pengirim maupun dari peternak lokal,”
MELAMBUNGNYA harga kebutuhan pokok di Pulau Bawean, membuat warga di sana menjerit. Meningkatnya harga terjadi karena kelangkaan yang terjadi akibat pasokan yang minim.
hal ini menjadi salah satu faktor momen perbaikan ekonomi setelah Idulfitri adalah harga pangan yang cenderung terkendali.
Pedagang mengaku, kenaikan harga ini karena memang harga beli para pedagang dari distributor sudah tinggi, sehingga pedagang hanya melakukan penyesuaian harga saja
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved