Rabu 17 Agustus 2022, 14:32 WIB

NasDem Pastikan Sebulan Lagi Akses Jalan ke Wilayah Terisolir Bisa Tembus

Lina Herlina | Nusantara
NasDem Pastikan Sebulan Lagi Akses Jalan ke Wilayah Terisolir Bisa Tembus

Dok.NasDem Susle
Pembangunan jalan di salah satu kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan,

 

PADA hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia ke-77, salah satu kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, masih terisolir karena akses jalan yang sangat sulit. Untuk tiba di Kecamatan Rampi dari ibu kota kabupaten, butuh waktu dua hari dengan menggunakan motor, padahal jaraknya hanya 84 kilometer.

Partai Nasional Demokrat (NasDem) Sulawesi Selatan pun tidak tinggal diam. Mereka ingin masyarakat Rampi tidak lagi terisolir. Memberi kemerdekaan pada masyarakat untuk mengakses jalan yang layak.

Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse mengungkapkan, pembukaan akses jalan dari Masamba ke Rampi, Luwu Utara sudah mereka lakukan sejak tiga bulan lalu. Dan butuh waktu sebulan lagi untuk bisa diselesaikan.

"Pembukaan jalur menuju wilayah Rampi yang terisolasi masih tersisa lima kilometer dan itu ditarget rampung satu bulan ke depan. Dengan sisa sekian tersebut paling tidak sudah bisa tembus sampai Rampi," ungkap Rusdi.

Baca juga: Polda Sulsel Bongkar Prostitusi Online Anak di Bawah Umur

Alat berat dikirim ke sana sejak tiga bulan lalu untuk mencoba membuka ruas jalan menuju Rampi, kendati banyak pihak yang mengatakan, apa yang dilakukan NasDem itu mustahil.

"Tapi saya bilang kita tidak tahu kalau kita tidak coba. Mau berhasil atau tidak, kirim alat berat baru kita lihat siapa yang betul, siapa yang salah dan siapa yang perhatian," tukas mantan Bupati Sidrap dua periode itu.

Bagi Rusdi, pengerjaan jalan menuju Rampi karena Partai NasDem punya nurani, ketulusan, dan keikhlasan, untuk membantu siapa saja, bukan hanya sekedar untuk cari simpati mendulang suara, karena tanpa itu pun, suara NasDem di Sulsel bisa diperhitungkan.

Sementara itu, warga Rampi yang juga anggota Fraksi NasDem DPRD Luwu Utara, Haeruddin Yusuf mengungkapkan jika jalan menuju Rampi merupakan jalan rintisan peninggalan zaman pendudukan Belanda.

Karena medannya yang kurang bagus, praktis setelah Indonesia merdeka, tidak ada pembangunan jalan di daerah itu. "Jadi baru NasDem yang menyentuh setelah Belanda. Dan informasi sejarah soal akses jalan Rampi didapatkan dari pekerja yang dilibatkan selama pengerjaan, nama jalannya yaitu Jalan Belanda," ungkapnya. (LN/OL-09)

Baca Juga

Ist

BWA Kembali Distribusikan 20 Ribu Al-Qur’an Wakaf di Sumsel

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 08:51 WIB
Pendistribusian Al-Quran akan disalurkan kepada pondok-pondok pesantren, TPA, TPQ, dan seluruh masyarakat Sumsel yangbelum memiliki...
PT Sari Coffee Indonesia

Starbucks Masuk Papua dengan Membuka Dua Gerai Baru

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 08:00 WIB
Gerai baru ini akan menawarkan pengalaman Starbucks yang khas kepada pelanggan di Indonesia bagian...
Dok. Strabucks

Starbucks Masuk Papua, Buka Gerai di Jayapura dan Abepura

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 06:28 WIB
McEvoy mennambahkkan, tahun ini, pihaknya berencana untuk hadir di 10 kota baru di Indonesia, dan Jayapura salah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya