Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

4 Anggota Sindikat Curanmor 100 Motor di Sulsel Ditangkap, 4 Lainnya Buron

Lina Herlina
03/2/2026 21:38
4 Anggota Sindikat Curanmor 100 Motor di Sulsel Ditangkap, 4 Lainnya Buron
Ilustrasi barang bukti kendaraan hasil curanmor.(Dok. Antara)

KEPOLISIAN Daerah  Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diduga telah mencuri sekitar 100 unit sepeda motor dalam kurun satu tahun terakhir.

Tim Reserse Mobile (Resmob) Polda Sulsel, bekerja sama dengan Unit Reskrim Polres Bulukumba dan Bantaeng, berhasil meringkus empat orang anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor. Selain itu, empat orang lainnya masih dalam pengejaran dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kepala Unit Resmob Polda Sulsel, Komisaris Benny Pornika, mengungkapkan keempat tersangka yang ditangkap adalah ABD, 31, SL, 38, SA, 34, dan SS, 32. Salah satunya, SA, merupakan residivis kasus serupa dan pernah masuk DPO sebelumnya.

"Empat orang ini bertindak sebagai eksekutor. Masih ada empat orang DPO yang kami kejar," tegas Benny dalam konferensi pers di Mako Resmob Polda Sulsel, Selasa (3/2).

Sindikat ini diduga telah beroperasi sejak Juni 2025. Dari pengakuan para pelaku, mereka telah mencuri kurang lebih 100 unit sepeda motor di berbagai wilayah Sulsel. Hingga saat ini, polisi baru berhasil mengamankan 35 unit motor sebagai barang bukti.

Modus operandi sindikat ini, menurut Benny, adalah memanfaatkan kelengangan. Mereka menyasar motor yang parkir di rumah-rumah kosong dan di sekitar masjid pada saat waktu salat.

"Biasanya mereka beraksi saat orang sedang beribadah, sehingga kondisi sepi. Mereka membobol kendaraan menggunakan kunci 'L' atau kunci T," jelas Benny.

Para pelaku terancam Pasal 477 dan 476 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara dan denda Rp500 juta.

Sementara itu, Kapolres Bulukumba, Inspektur Satu Muh Ali, menambahkan dari 35 motor yang diamankan, sembilan di antaranya berasal dari wilayah hukum Bulukumba. "Tiga unit di antaranya telah berhasil diidentifikasi," pungkasnya. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya