Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEREDARAN narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu, Sumatera Utara hingga kini masih marak terjadi. Kepala Polres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti mengatakan sepanjang enam bulan terakhir pihaknya telah menyita lebih dari 25 kilogram sabu dan ribuan pil ekstasi.
"Pada periode Maret-Agustus 2022 kami menyita 25.884 gram sabu dan 9.206 butir pil ekstasi," ungkapnya, Senin (15/8).
Itu artinya, Polres Labuhanbatu menyita rata-rata lebih dari empat ribu gram atau empat kilogram lebih sabu setiap bulan. Adapun jumlah narkotika tersebut disita dari tujuh kasus dengan 10 tersangka laki-laki dan satu tersangka perempuan.
Menurut dia, jumlah penyitaan sabu sebanyak itu sama artinya dengan menyelamatkan 26 ribu. Sementara jumlah penyitaan ekstasi tersebut sama artinya dengan menyelamatkan 1.151 jiwa.
Lebih lanjut, Kapolres mengatakan sepanjang tahun ini Polres Labuhanbatu telah memfasilitasi rehabilitasi terhadap 27 orang pecandu narkoba. Tindakan rehabilitasi tersebut dilaksanakan Polres Labuhanbatu bekerja sama dengan Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza (BRSKPN) "Insyaf" Medan. (OL-15)
Kasus ini bermula dari penangkapan FG pada 26 November 2025. Dari dompetnya, polisi menemukan sabu seberat 0,43 gram yang tersimpan dalam kertas aluminium foil dan plastik klip.
Proses diplomasi dan pemenuhan legalitas pemindahan tersangka difasilitasi oleh Duta Besar RI untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, bersama seluruh jajaran KBRI Phnom Penh.Â
POLRES Asahan menangkap dua pelaku yang terlibat jaringan sabu ke Palembang di Dusun II, Desa Bangun Sari, Kecamatan Silo Laut, Minggu (9/11).
Alat pelacak, yang dipasang otoritas narkotika Thailand, menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut bergerak ke utara menuju perbatasan Myanmar.
BNN RI membongkar rumah produksi sabu di Cisauk, Tangerang. Pelaku IM dan DF meraup keuntungan Rp1 miliar dengan modus mengekstrak obat asma menjadi bahan narkoba sabu
Kedua pelaku mengaku telah memperoleh keuntungan sekitar Rp1 miliar selama sekitar enam bulan terakhir.
Polisi memastikan artis Leonardo Arya alias Onad positif menggunakan dua jenis narkoba, yakni ganja dan ekstasi. Sementara itu, hasil tes urine sang istri, menunjukkan hasil negatif.
SEORANG pegawai honorer berinisial MS, 22, ditangkap polisi setelah nekat jadi pengedar pil ekstasi. Aksi MS terbongkar saat dia bertransaksi di Jalan Pahlawan, Deli Serdang.
Direktur Ditres Narkoba Polda Sumut Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, penangkapan kedua tersangka berawal dari informasi masyarakat.
DIREKTORAT Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepri melakukan penggerebekan terhadap sebuah minilab narkoba yang beroperasi di salah satu kamar Apartemen Harbour Bay Residence, Batam.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial DP, berusia 27 tahun. ia kedapatan membawa 5,6 kilogram (kg) sabu dan 5.020 butir ekstasi di Depok, Jawa Barat.
Pil ekstasi sebanyak 1.162 butir disita Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dari seorang pria berinisial JS di Penjaringan, Jakarta Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved