Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, bersama Forum komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat, merespon dua persoalan yang kerap mencuat di wilayah tersebut dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas).
Dua persoalan krusial tersebut diantaranya, penyaluran BBM oleh Sub Penyalur dan penanganan bencana. Pembentukan satgas, menjadi ikhtiar Pemda setempat merespon cepat persoalan publik tersebut.
"Satgas ini hanya istilah saja. Intinya tim satgas ini dapat bergerak cepat mendiagnosis masalah kemudian menemukan dan mengerjakan solusi cepat," ungkap Penjabat Bupati Flores Timur, Doris Alexander Rihi dalam rapat Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) kabupaten Flores Timur, Selasa (9/8/2022).
Rapat berlangsung di Ruang kerja Pj Bupati Flores Timur, dihadiri anggota Forkopimda di antaranya Kapolres Flotim, AKBP. I Gede Ngurah Joni Mahardika, SH, S.IK, MH, Dandim 1624 yang diwakili Pasi OPS, Ibi Weking, Kajari yang diwakili Kasi Pidsus, Kornelius Oematan dan Ketua
Pengadilan Negeri Larantuka.
Hadir pula, Sekertaris Daerah, Paulus Igo Geroda, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Abdurazak Jakra, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Petrus Pedo Maran, Kepala KESBANGPOL, Andraes Kewa Ama, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Cipto Keraf, Kepala BPBD, Al Bethan, Kabag Ekonomi, Nus Mita, Kabag Hukum, Yordan Daton.
Sekretaris Daerah Kabupaten Flores Timur, Paulus Igo Geroda, kepada Media Indonesia, Rabu (10/8/2022) menjelaskan ada 4 agenda yang dibahas dalam rapat tersebut yakni, penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan, masalah Bahan Bakar Minyak
(BBM) dan Sub Penyalur BBM, masalah Aset tanah Pemerintah Daerah, Penanganan Bencana, serta tahapan Pemilu Serentak.
"Seluruh anggota Forkopimda mendukung seluruh proses penyelenggaraan Pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat dan membangun kesepakatan bersama," ungkap Sekda Paulus Igo Geroda.
Sementara Penjabat Bupati Flores Timur, Doris Alexander Rihi, menandaskan, Forkopimda setempat sepakat membentuk satgas pemantau penyaluran BBM guna mewujudkan tertib penyaluran BBM oleh Sub penyalur.
"Kita butuhkan Satgas yang terdiri dari tim terpadu guna memonitor dan mengevaluasi penyaluran BBM oleh Sub penyalur sesuai Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH MIGAS) Nomor 06 Tahun 2015 tentang Penyaluran Bahan Bakar Minyak Jenis Tertentu dan Jenis Bahan
Bakar Khusus," ungkap PJ Bupati Flotim.
Ia menjelaskan, proses penyaluran BBM yang sempat telat satu hari, sudah kembali berjalan normal setelah Sekda menandatangani ijin bagi Sub Penyalur.
Sebelumnya, Sejumlah kapal motor angkutan penyeberangan antar pulau di Kabupaten Flores Timur tidak dapat beroperasi karena kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi. Pasalnya, ijin pengambilan BBM bersubsidi milik Sub Penyalur sudah berakhir, dan harus diperpanjang. Sehingga suplayer BBM di SPBU Lamawalang tidak melayani sub penyalur tersebut.
Adapun pembentukan satgas penanganan bencana yang dikoordinir langsung oleh BPBD dengan keanggotaan melibatkan anggota FORKOPIMDA.
"Ada fenomena bencana alam di awal dan akhir setiap tahun, karena itu dibutuhkan tim reaksi cepat oleh semua pihak melakukan simulasi dan antisipasi ancaman bencana alam," ungkap Doris Alexander Rihi. (OL-13)
Baca Juga: Petani Tembakau Panen Raya, Ganjar Mulai Komunikasi ke Bos-Bos Rokok
Polda Jawa Barat secara rutin melakukan uji laboratorium bahan pangan secara acak.
Satgas Saber Pangan harus bekerja maksimal mencegah kecurangan harga pangan yang merugikan masyarakat.
Satgas Saber Pangan dibentuk berdasarkan Keputusan Kepala Bapanas Nomor 4 Tahun 2026 dan berjenjang dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota.
Satgas Pangan Polri melakukan pemantauan ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional dan ritel di
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan harga beras di pasar tradisonal Purwakarta terkendali.
Saat ini harga eceran di pasar melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah pusat untuk zona 1.
Bahkan sempat direviu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menyatakan prosedur penunjukan sesuai pedoman pengadaan Pertamina.
Hukum seharusnya berfungsi sebagai tools of justice, alat untuk menegakkan keadilan, bukan berubah menjadi tools of politics demi memperoleh dukungan masyarakat.
WAKIL Menteri ESDM periode 2016-2019 Arcandra Tahar mengatakan, Indonesia tetap memerlukan impor kilang dan BBM pada 2018, karena produksi dalam negeri belum mencukupi kebutuhan kilang.
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
Di Provinsi Aceh, dari total 156 SPBU, sebanyak 151 SPBU atau sekitar 97% telah kembali beroperasi.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved