Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA buruk kembali melanda perairan selatan Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng) dan DIY. Ketinggian gelombang mencapai 6 meter dengan kecepatan angin berkisar 20-25 knot.
Pengamat cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung Cilacap Sawardi mengatakan bahwa gelombang berkisar antara 4-6 meter terjadi di sebelah selatan perairan Jabar, Jateng dan DIY. "Ketinggian gelombang terjadi 4-6 meter. Sedangkan kecepatan angin berkisar antara 20-25 knot," jelas Sawardi, Rabu (3/8).
Dijelaskan, ketinggian gelombang antara 4-6 meter yang terjadi di Jabar berada di Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmlaya dan Pangandaran. Sedangkan di Jateng terjadi di Cilacap, Kebumen dan Purworejo. Sementara di DIY adalah Kulonprogo, Bantul dan Gunungkidul.
"Dengan kondisi cuaca buruk yang terjadi, maka kami mengimbau kepada nelayan dan pengunjung pantai untuk waspada. Karena gelombanya tinggi. Demikian juga dengan warga yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," tambahnya. (OL-15)
BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang laut tinggi hingga 4 meter disertai angin kencang dan hujan, sehingga sebagian besar nelayan memilih tidak melaut demi keselamatan.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi Utara, dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved