Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di berbagai wilayah Indonesia pada Senin (8/9) akan dipengaruhi oleh sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat Bengkulu. Fenomena ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memicu pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah.
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Bengkulu, Jawa Barat, Maluku Utara, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
Warga pesisir diminta waspada terhadap potensi gelombang tinggi 2,5–4 meter di Samudera Hindia, mulai dari perairan barat Mentawai hingga Lampung, serta Samudera Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur.
BMKG juga mengingatkan potensi banjir pesisir (banjir rob) di Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, dan Maluku.
Suhu udara di kota-kota besar seperti Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Serang diprediksi mencapai 33–34°C. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau menjaga cairan tubuh dan menggunakan tabir surya.
Sumatra: Berawan tebal di Banda Aceh dan Lampung; hujan ringan di Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang; hujan sedang di Bengkulu.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terkini melalui aplikasi Info BMKG, situs bmkg.go.id, maupun kanal media sosial resmi. (Youtube BMKG/Z-1)
Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa titik di Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan
Kombinasi suhu dan kelembapan tersebut menyebabkan suhu yang dirasakan masyarakat bisa lebih tinggi dari angka sebenarnya.
BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca NTT 22-24 Maret 2026. Sejumlah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved