Selasa 26 Juli 2022, 20:20 WIB

DPRD Sarankan Tokoh Adat dan Masyarakat Duduk Bersama Tuntaskan Bentrok di Malra

Mediaindonesia.com | Nusantara
DPRD Sarankan Tokoh Adat dan Masyarakat Duduk Bersama Tuntaskan Bentrok di Malra

Dok. Pribadi
Anggota DPRD Maluku Saudah Tuanakota/Thetool

 

DPRD Provinsi Maluku menyarankan tokoh adat, tokoh masyarakat dan warga di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) bisa duduk bersama mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan bentrok antara warga Ohoidertutu dan Ohoiren yang terjadi, Sabtu (24/7) lalu. 

"Untuk persoalan yang terjadi di Kabupaten Malra, sebagai wakil rakyat jujur saja, saya merasa sangat prihatin, karena sudah merenggut korban jiwa. Untuk itu, saya imbau tokoh masyarakat bersama tokoh adat serta warga dapat mencari solusi terbaik, untuk mengendalikan situasi dan kondisi yang terjadi,” saran Anggota DPRD Provinsi Maluku, Saudah Tuanakota/Tethool, Selasa (26/7).

Bukan saja saran, dia juga meminta aparat keamanan baik TNI maupun Polri bisa segera menyelesaikan persoalan yang terjadi, sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kami meminta aparat keamanan baik TNI maupun Polri untuk tegas, bijak adil berdiri ditengah, dan melerai kedua belah pihak yang merupakan saudara kami, baik Ohoiren maupun Ohoidertutu," tegasnya.

Baca juga : Bea Cukai Bengkulu Sita Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal

Saudah juga meminta, agar falsafah hidup masyarakat Evav diutamakan, jangan mengedepankan emosi yang melampaui akal sehat.

“Ain ni ain, ain fangnan ain” Yang artinya, kita adalah satu, kita adalah keluarga, mari kita sama-sama menahan diri agar situasi bisa lebih kondusif,” pinta Anggota DPRD Provinsi Maluku dapil Kabupaten Malra, Kota Tual dan Kabupaten Kepulauan Aru ini.

Untuk diketahui, saat ini puluhan petugas keamanan berada di ruas jalan Ohoiren, yang merupakan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dengan rincian, 20 anggota Polres Malra, 20 personel Brimob, dan 15 personel Kodim Kei Kecil.

Berdasarkan informasi yang diterima, kondisi Kamtibmas di wilayah tersebut hingga saat ini aman terkendali, walaupun sebagian besar warga Ohoi Ohoiren mengungsi ke Ohoi (desa) sekitar, yakni Ohoi Ohoira dan Wab. (RO/OL-7) 

Baca Juga

Antara/Bayu Pratama

IKN Nusantara Jadi Harapan Pemerataan Pembangunan

👤Deny Susanto 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 13:34 WIB
Pemindahan ibu kota RI ke Kalimantan Timur membawa dampak pemerataan pembangunan bagi daerah penyangga, antara lain Kalimantan...
MI/Denny S

Rayakan HUT Kemerdekaan ke 77 RI, Nasdem Bali Tanam 3 Ribu Mangrove

👤Arnoldus Dhae 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 13:25 WIB
KADER dan pengurus Partai Nasdem Bali merayakan HUT Kemerdekaan ke 77 RI dengan menanam 3.000 mangrove secara bersamaan pada lima...
MI/Palce Amalo

Produk Perhutanan Sosial NTT Mampu Bersaing di level Nasional

👤Palce Amalo 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 13:20 WIB
KUALITAS Produk Perhutanan Sosial dari Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki kualitas terbaik dan dinilai mampu bersaing di tingkat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya