Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA komoditas cabai keriting merah di pasar tradisional di Kota Bengkulu, Bengkulu, naik lagi menjadi Rp100 ribu per kilogram. Harga ini naik dari sebelumnya yang sebesar Rp80 ribu per kilogram.
Dedi 52, pedagang cabai dipasar tradisional Pasar Panorama, Kota Bengkulu, mengatakan, harga cabai keriting merah kembali naik lagi dari harga Rp80 ribu capai Rp100 ribu per kg. Harga cabai merah selama dua hari terakhir naik lagu akibat pasokan dari petani berkurang," katanya.
Harga cabai merah, lanjut dia, bervariasi mulai dari harga Rp95 ribu dikualitas biasa dan kualitas super Rp100 ribu per kilogram. Akibat pasokan dari Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang, Bengkulu, berkurang atau hanya sedikit sehingga harga bertahan dan jadi mahal.
Saat ini, untuk harga cabai merah di Kota Bengkulu, kisaran Rp85 ribu hingga Rp95 ribu per kg yang sebelumnya Rp75 ribu per kg. Selain itu, naiknya harga cabai di Provinsi Bengkulu, disebabkan karena harga pupuk di tingkat petani mengalami kenaikan sehingga berdampak dengan biaya produksi. Kenaikan juga disebabkan karena cuaca buruk dan ketersediaan cabai di tingkat pedagang jumlahnya terbatas.
Bunda, 44, padagang cabai di Pasar Minggu, Kota Bengkulu, mengatakan, terpaksa mengurangi pembelian cabai rawit merah dan cabai merah karena sepi pembeli. "Pengurangan pembelian cabai disebabkan karena harga cabai yang terus mengalami kenaikan sehingga pembeli juga mengurangi pembeliannya," imbuhnya.
Untuk membeli cabai, kata dia, harus memiliki modal cukup besar dari sebelumnya. Biasanya cukup modal Rp1 juta sudah dapat 20 kg cabai jika harga Rp50 ribu per kg. (OL-15)
Di Pasar Tradisional Kite Sungailiat Bangka, harga cabai merah keriting mencapai Rp70.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp45 ribu per kilogram.
Penurunan harga ini, lanjut dia, sejalan dengan tingginya persediaan cabai merah di pasaran.
Harga komoditas cabai keriting disejumlah pasar tradisional di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, kembali mengalami kenaikan menjadi Rp80 ribu per kilogram sejak dua hari terakhir.
Selain cabai keriting naik, lanjut dia, cabai rawit merah mencapai Rp80 ribu per kilogram. Sama dengan cabai setan yang sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
TIAP hari harga berbagai kebutuhan pokok terus naik di Pasar Tradisional Kota Depok, Jawa Barat (Jabar). Harga kebutuhan pokok yang terus naik usai pemilu ini membuat masyarakat Kota Depok,
KIAN mendekatnya hari raya Idul Fitri 2024 harga semua komoditas cabai di seluruh pasar tradisional di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), hari ini kian melambung tinggi.
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan memperkuat pengawasan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved