Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
CAKUPAN vaksinasi covid-19 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sudah cukup optimal. Namun untuk dosis ketiga atau booster masih harus terus ditingkatkan.
Bupati Cianjur, Herman Suherman, menyebut sampai saat ini cakupan dosis pertama sudah mencapai 98% dan dosis kedua 97%. Sedangkan cakupan dosis ketiga baru di kisaran 47%. "Kalau melihat data, dosis ketiga memang harus terus ditingkatkan," sebut Herman, Senin (25/7).
Namun Herman mengungkapkan rasa syukurnya. Pasalnya, progres capaian vaksinasi covid-19 di Kabupaten Cianjur mendapat apresiasi dari Pemprov Jabar. "Alhamdulillah, berkat kerja sama antara masyarakat dengan pemerintah daerah, Kabupaten Cianjur mendapatkan peringkat kedua terbaik se-Jawa Barat, dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19," tutur Herman.
Apresiasi itu, kata Herman, tentu tak lantas membuat harus berleha leha, tapi harus jadi motivasi. Terlebih, saat ini penyebaran kasus covid-19 berikut varian dan subvariannya terpantau kembali meningkat.
"Kalau di Cianjur sendiri masih landai. Tapi kita harus tetap waspada dan antisipasi. Jangan sampai kecolongan karena kita lengah dan abai menerapkan protokol kesehatan dan vaksin," tegasnya.
Pemkab Cianjur merasakan betul dampak pandemi covid-19. Berbagai aspek pembangunan terhambat lantaran anggarannya dialihkan menangani pandemi covid-19.
"Mohon doa bagi seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur agar selalu diberikan kesehatan serta tidak ada lagi virus penyakit atau pandemi yang kembali merebak kembali. Jika terjadi lagi, proses pembangunan daerah akan terhambat karena anggaran pembangunan dipindahkan menanggulangi pandemi," pungkasnya.
Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, tak memungkiri masih rendahnya cakupan vaksinasi booster. Yusman menyebut cakupan vaksinasi booster ditargetkan bisa mencapai 70%.
"Kami terus mengejar dosis booster agar cakupannya bisa mencapai minimal 70%," terang Yusman yang juga menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur.
Pemerintah sendiri rencananya akan menerapkan vaksinasi booster sebagai syarat perjalanan. Kebijakan tersebut menyusul meningkatnya kembali kasus covid-19 di Indonesia. "Kami masih membuka layanan vaksinasi bagi masyarakat di halaman alun-alun," pungkas Yusman. (OL-15)
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Pembangunan renovasi bangunan rutilahu milik almarhum dikerjakan setelah terlebih dulu dilakukan survei dan kajian.
Data anak yang kedapatan tidak sekolah itu diperoleh dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). Pendataan dilakukan melalui hasil survei pada tahun lalu.
Upaya mensterilkan lahan eks TPA Pasirsembung akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga.
Rute kereta api wisata Jaka Lalana diharapkan bisa memperkuat potensi penerimaan pendapatan daerah karena Cianjur akan menjadi destinasi para wisatawan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved