Rabu 29 Juni 2022, 11:39 WIB

Sopir Angkot Tewaskan Empat Penumpang Divonis 13 Tahun Penjara

Mediaindonesia.com | Nusantara
Sopir Angkot Tewaskan Empat Penumpang Divonis 13 Tahun Penjara

DOK MI.
Ilustrasi.

 

KARTO Manalu, 40, sopir angkot Wampu Mini trayek 123 yang terlibat kecelakaan maut karena ditabrak kereta api (KA) divonis 13 tahun di Pengadilan Negeri Medan. Pasalnya, ia menerobos palang perlintasan kereta api di Jalan Sekip Medan dan menewaskan empat penumpangnya. 

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan diketuai Sapril Batubara dalam vonis yang dibacakan, Selasa (29/6), menyebutkan, selain hukuman badan, Surat Izin Mengemudi (SIM) atas nama terdakwa Karto Manalu juga dicabut. Menurut hakim, perbuatan terdakwa melanggar Pasal 311 ayat 4 dan 5 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2006 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan Pasal 127 ayat 1 huruf A UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Majelis hakim mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan bahwa perbuatan terdakwa mengakibatkan kematian dan belum ada perdamaian dengan para korbannya. Sedangkan, hal-hal yang meringankan terdakwa terus terang dan mengakui perbuatannya.   

Hakim menyebutkan, peristiwa tabrakan tersebut terjadi pada Sabtu 4 Desember 2021 sekira pukul 10.00 WIB. Saat itu, terdakwa Karto, warga Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, mengemudikan angkot Wampu Mini trayek 123. Terdakwa berangkat dari pangkalan Wampu Mini 123 di Jalan Bunga Ncole dengan tujuan pangkalan Wampu Mini 123 di Jalan Kayu Putih, simpang Mabar.

"Namun di Jalan Barakuda simpang Tol Tanjung Morawa, terdakwa melihat teman-temannya di warung tuak. Karto singgah di warung tuak tersebut lalu meminta tuak setengah botol air mineral ukuran kecil. Setelah itu, terdakwa mengemudikan angkotnya mencari sewa sambil meminum tuak," kata hakim.

Baca juga: Mobil Tertabrak Kereta Api di Bekasi, Pengemudi Tewas

Majelis Hakim mengatakan, saat melintas di Jalan Sekip, tepatnya dari arah Jalan Gereja, terdakwa melihat banyak kendaraan berhenti karena ada kereta api hendak melintas. Meski melihat palang perlintasan kereta api sudah turun, terdakwa nekad memaksakan angkotnya melewati kendaraan yang sudah berhenti tersebut dan berusaha menerobos palang perlintasan. 

Nahas, tiba-tiba kereta api dari arah Binjai muncul dan menabrak bagian kiri angkot. "Akibat aksi ugalan-ugalan terdakwa, empat penumpang meninggal dunia dan sejumlah penumpang lain luka-luka," kata Majelis Hakim PN Medan. (Ant/OL-14)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Reno Esnir

Dewa Meriahkan Perayaan HUT ke-77 Jawa Barat

👤Bayu Anggoro 🕔Senin 15 Agustus 2022, 22:55 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menginginkan perayaan ini dirasakan oleh seluruh...
MI/SUSANTO

PT Jaswita Jabar Gandeng Perbankan Siapkan Pembiayaan bagi Jemaah Umrah

👤Bayu Anggoro 🕔Senin 15 Agustus 2022, 22:50 WIB
Pada tahun ini Jaswita jabar menargetkan bisa memberangkatkan hingga 8.000 jamaah...
MI/Cri Qanon Ria Dewi

Rayakan HUT RI, Tiga BUMN Gelar Program Bakti BUMN di Lampung

👤Cri Qanon Ria Dewi 🕔Senin 15 Agustus 2022, 21:45 WIB
Ketiga BUMN tersebut adalah PT Telkom, PT Bukit Asam dan PTPN...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya