Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMKAB Garut masih mendata hewan ternak yang mati akibat penyakit kuku dan mulut (PMK). Pendataan tersebut dijadikan dasar pemberian kompensasi kepada peternak, yang terdampak penyebaran wabah PMK.
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut Sofyan Yani mengatakan pihaknya berupaya memberikan kompensasi, khususnya bagi peternak yang terdampak PMK. Adapun besaran kompensasi senilai Rp5 juta untuk setiap ekor hewan ternak yang mati. Lalu, Rp1 juta untuk hewan ternak kecil.
"Kami masih melakukan pendataan tersebar di 21 kecamatan, karena ternak yang mati masih terus bertambah. Itu seiring dengan keterbatasan vaksin PMK dari Jawa Barat dan pemerintah pusat sebanyak 200 dosis," jelas Sofyan, Sabtu (25/6).
Baca juga: Atasi PMK, Pemerintah Gencarkan Vaksinasi Darurat pada Ternak
Menurutnya, kasus PMK di wilayah Garut terus meluas. Petugas terus menggencarkan upaya pengobatan, agar kasus PMK tidak menyebar ke ternak lainnya. Namun, untuk kompensasi bagi pemilik ternak yang mati, pihaknya tidak terburu-buru mengusulkan anggaran.
Sebab, dikhawatirkan angka kematian hewan ternak akibat PMK semakin bertambah. "Sekarang ini masih ada penambahan (kasus), tapi upaya itu harus dilakukan sesuai by name by address, tidak bisa diprediksi. Kami terus melakukan pendataan dan mengusulkan anggaran pada 28 Juni," imbuhnya.
Baca juga: Sleman Mulai Vaksinasi PMK untuk Sapi Perah
Diketahui, pemerintah pusat berencana memberikan uang kompensasi, khususnya bagi peternak terdampak PMK. Adpaun informasi besaran uang kompensasi sebesar Rp10 juta untuk setiap ternak yang mati.
Namun hingga saat ini, Pemkab Garut belum mendapatkan kepastian, apakah boleh digabung dengan anggaran dari daerah, atau yang sudah lebih dulu dapat kompensasi, tak bisa menerima dari pusat.
"Berdasarkan data satgas, terdapat 3.425 ekor ternak bergejala PMK, yang tersebar di 21 kecamatan. Rinciannya, 75 ekor domba, 4 ekor kambing, 16 ekor kerbau, 1.532 sapi potong dan 1.798 ekor sapi perah," tutur Sofyan.(OL-11)
Gejolak harga bahan baku pakan kerap menjadi tantangan utama bagi keberlangsungan usaha peternakan di Indonesia.
Kolin merupakan nutrisi esensial yang berperan langsung dalam pengaturan suasana hati, daya pikir, dan emosi.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memperkuat pengembangan lahan pertanian di dataran tinggi indonesia yang memiliki potensi mencapai 5,51 juta hektar.
Kementan menegaskan fokus utamanya saat ini yaitu membenahi sektor hulu atau perbibitan (breeding) sebagai langkah strategis untuk menekan ketergantungan impor daging.
Ia juga menekankan pentingnya Pusvetma memperluas kemitraan dengan akademisi dan perguruan tinggi untuk mempercepat inovasi riset dan produksi vaksin hewan.
Inaktivasi virus yaitu mematikan virus agar tidak menyebabkan penyakit, namun tetap menjaga bagian antigenik yang mampu merangsang kekebalan hewan.
820.000 ternak kerbau, sapi, kambing dan unggas mati atau hilang terbawa arus banjir. Kemudian 58 rumah potong hewan rusak, 2.300 alat mesin pertanian hilang.
Vaksinasi PMK bertujuan untuk memberikan penguat anti-PMK atau vaksin guna mencegah ternak dari penularan PMK.
Komisi IV DPR RI mendorong penguatan sarana dan prasarana laboratorium berstandar internasional, pemenuhan alat identifikasi penyakit PMK.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, menerima sebanyak 19.500 dosis alokasi vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari pemerintah pusat pada Januari 2026.
AFFA menggelar aksi damai di depan Plataran Hutan Kota, menyerukan agar perusahaan hotel mewah Plataran Group segera berkomitmen terhadap kebijakan telur bebas sangkar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved