Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Kota Sorong, Papua Barat, bingung dan resah merasakan saban hari harga-harga kebutuhan pokok berlomba-lomba naik. Setiap hari hari berubah dan tidak mau turun seperti semula. Padahal sudah ada pergantian Menteri perdagangan.
Dari pantuan Media Indonesia, Kamis (23/6) di sejumlah Pasar tradisional di Kota Sorong, Papua Barat, seperti di Pasar Sentral Remu, harga barang kebutuhan pokok naik hampir setiap hari. Misalnya, harga gula pasir per kilo sebelumnya Rp16 ribu, naik menjadi Rp18 ribu, harga mie instan sebelumnya Rp3.500/bungkus naik menjadi Rp4.000/bungkus, mie pedas sebelumnya Rp3.000/bungkus naik menjadi Rp3.500/bungkus, telur ayam Rp60 000/papan naik menjadi Rp65.000/papan. Rokok troy sebelumnya Rp23.000/bungkus naik menjadi Rp24.000/bungkus.
Mohamad Nur salah seorang penjual sembako di Pasar Sentral Remu, mengaku resah karena harga-harga barang naik terus-menerus. Sejak harga minyak goreng kemasan naik dan langka. Padahal sudah ada pergantian Menteri perdagangan.
"Kami para penjual bahan pokok sangat resah, karena harga-harga terus-menerus naik,sejak harga minyak goreng kemasan langka dan naik,, Walaupun sudah ada pergantian Menteri perdagangan," ujar Muhammad Nur
Sementara itu, pihaknya mengetahui lewat media massa, menteri perdagangan yang lama sudah diganti dengan yang baru. Lewat pergantian itu harusnya harga barang bisa dikendalikan. Oleh karena itu, pihaknya berharap semoga lewat pergantian menteri perdagangan bisa mengendalikan harga barang, agar harga barang jangan terus naik setiap hari. (OL-13)
Baca Juga: Belum Divaksin Covid, Tiga Calhaj Merangin Gagal Berangkat
Pemerintah kembali menegaskan komitmen menjaga harga bahan pokok tetap stabil di pasar tradisional di tengah dinamika ekonomi nasional.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, mengatakan hasil sidak menunjukkan kondisi harga relatif stabil dan pasokan tersedia.
Lonjakan harga hingga 100 persen terjadi pada bawang merah dari Rp30 ribu menjadi Rp60 ribu per kg, disusul cabai rawit merah sebelumnya Rp45 ribu menjadi Rp90 ribu per kg.
JELANG Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di wilayah Tasikmalaya merangkak naik.
Berdasarkan data 10 komoditas dengan andil inflasi dan deflasi terbesar secara bulanan, cabai merah mencatat andil deflasi terbesar sebesar -0,31 persen, disusul cabai rawit -0,07 persen.
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Kota Sorong, Papua Barat Daya, diproyeksikan segera memiliki Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) untuk mendukung pengujian program kesehatan nasional.
Wakil Wali Kota menekankan, setiap ASN memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pemberian insentif transportasi kepada 806 kader Posyandu dari 111 Posyandu, ditujukan untuk mendorong penguatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat masyarakat.
Materi Latsar menjadi kompas dalam melakukan pelayanan dan pengabdian kepada Pemerintah Kota Sorong dan masyarakat.
Tahun 2026 BPBD Kota Sorong mengalokasikan anggaran khusus untuk pengembangan kapasitas forum tersebut.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperkuat komitmennya untuk memajukan sektor pendidikan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved