Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebanyak 258 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III Formasi Tahun 2021 di lingkungan Pemerintah Kota Sorong, dinyatakan lulus 100 persen Pelatihan Dasar (Latsar), dengan penekanan pada disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN), kepatuhan terhadap aturan, serta kewajiban mendukung visi pembangunan Kota Sorong, pada penutupan Latsar CPNS di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Papua Barat Daya (PBD),Selasa, (23/12/2025).
Ketua Panitia Penyelenggara Latsar CPNS yang juga Kepala BKPSDM Kota Sorong, Robert Asmuruf, S.H., M.H., dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan Latsar CPNS Angkatan I hingga Angkatan VII berlangsung sejak 13 Oktober hingga 23 Desember 2025.
“Pelatihan dilaksanakan dengan pola blended learning, yang mencakup pembelajaran mandiri, pembelajaran klasikal, serta aktualisasi di unit kerja masing-masing peserta,” kata Ketua Panitia.
Dijelaskan, jumlah peserta Latsar CPNS sebanyak 258 orang yang berasal dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sorong. Seluruh peserta telah mengikuti seluruh tahapan pembelajaran, termasuk seminar rancangan aktualisasi dan seminar laporan aktualisasi, sesuai ketentuan yang berlaku. “Dari total 258 peserta, semuanya dinyatakan lulus dengan tingkat kelulusan 100 persen,” jelas Ketua Panitia.
Dirinciannya, 8 peserta memperoleh kualifikasi sangat memuaskan, 136 peserta berkualifikasi memuaskan, dan 144 peserta berkualifikasi cukup memuaskan.
Sementara itu, Wali Kota Sorong Septinus Lobat, S.H., MPA, dalam sambutannya menegaskan, CPNS yang telah menyelesaikan Latsar harus menjadi daya ungkit baru bagi kinerja birokrasi di Kota Sorong. “Hal yang terpenting adalah disiplin, kepatuhan terhadap aturan kepegawaian, serta loyalitas ASN kepada pimpinan dan sistem pemerintahan,” tandas Wali Kota.
Ia juga menyoroti peran ASN dalam mendukung visi Kota Sorong yang bersih, hijau, aman, dan sejahtera. Menurut Wali Kota, perubahan perilaku, khususnya dalam menjaga kebersihan, ketertiban, keamanan, serta dukungan terhadap UMKM, harus dimulai dari aparatur pemerintah. “ASN harus menjadi contoh dalam membangun budaya hidup bersih, tertib, dan taat aturan. Apa yang sudah diperoleh selama Latsar harus diterjemahkan dalam pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Masih di tempat yang sama, perwakilan peserta Latsar, Jakson A. Klasibin, S.P., dalam kesan dan pesannya menyampaikan bahwa, pelatihan dasar memberikan banyak pembelajaran yang menjadi pedoman dalam menjalankan tugas sebagai ASN.
Ia menilai materi Latsar menjadi kompas dalam melakukan pelayanan dan pengabdian kepada Pemerintah Kota Sorong dan masyarakat.
“Kami mendapatkan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK yang menjadi pegangan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara,” kata Jakson.
Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat serta berharap pembinaan dan kolaborasi terus berlanjut setelah Latsar berakhir.
Pelatihan Dasar CPNS Golongan II dan III Formasi Tahun 2021 tersebut resmi ditutup oleh Wali Kota Sorong yang didampingi Wakil Wali Kota serta pimpinan organisasi perangkat daerah. (H-1)
Wakil Wali Kota menekankan, setiap ASN memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pemberian insentif transportasi kepada 806 kader Posyandu dari 111 Posyandu, ditujukan untuk mendorong penguatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat masyarakat.
Tahun 2026 BPBD Kota Sorong mengalokasikan anggaran khusus untuk pengembangan kapasitas forum tersebut.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperkuat komitmennya untuk memajukan sektor pendidikan di Indonesia.
Wakil Wali Kota Sorong menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan hal yang utama untuk dilaksanakan oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved