Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Sidoarjo memusnahkan barang bukti (BB) narkoba senilai lebih dari Rp8,5 miliar, Rabu (22/6). Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari sabu seberat 3,5 kilogram senilai Rp8,5 miliar. Barang bukti lainnya ada ganja 6 kilogram, pil double L sebanyak 58.432 butir, dan pil ekstasi 1.802 butir. Selain itu ada tembakau Gorilla 929,5 gram, dan rokok 27 karton/dos hasil tembakau.
Sabu dan barang narkoba lainnya itu berasal dari barang bukti perkara tindakan pidana umum dan tindakan pidana khusus. Yaitu ada 643 perkara dengan rincian 640 perkara pidana umum, dan tiga perkara khusus dari periode 2019 hingga 2022.
Pemusnahan barang bukti digelar di halaman parkir Kejari Jalan Sultan Agung Sidoarjo. Barang narkoba dimusnahkan dengan cara diblender, sementara untuk tembakau dan rokok dengan cara dibakar.
"Barang bukti yang dimusnahkan di antaranya, sabu 8.575,415 gram senilai kurang lebih Rp8,5 miliar," Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo Akhmad Muhdhor.
Muhdhor menambahkan, pemusnahan barang bukti ini semua perkaranya sudah inkrah. Pemusnahan barang bukti ini sekaligus untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa pihak Kejari Sidoarjo selalu transparan. (HS/OL-10)
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Ratusan botol miras tersebut diamankan dari sejumlah warung, rumah, garasi hingga kandang ayam di wilayah Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Total rokok yang dimusnahkan nilainya mencapai Rp 8,1 miliar
Pemerintah Indonesia memusnahkan 494 karton produk udang re-impor milik PT Bahari Makmur Sejati setelah terbukti terkontaminasi Cesium-137 (Cs-137).
Polrestabes Medan mengungkap dua kasus besar dalam kurun waktu tersebut. Kasus pertama terjadi di Jalan Yos Sudarso dan Jalan Cicak Rowo, Kota Tanjung Balai, pada 24 Mei 2025.
Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari hasil pengungkapan kasus penyelundupan narkotika yang dilakukan oleh sindikat internasional.
Tindakan ini juga selaras dengan program Astacita Presiden Prabowo, yang menekankan penanganan serius terhadap peredaran rokok ilegal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved