Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 356 jemaah calon haji asal Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) mulai diberangkatkan. Ada tiga sesi pemberangkatan yakni pada Selasa (21/6) malam dan Rabu (22/6) pagi serta malam.
Calon jemaah haji Banyumas masuk dalam kloter 29. Dari 356 jemaah, 149 laki-laki dan 207 perempuan. Dari segi usia, rinciannya terdiri atas 299 jemaah berusia di bawah 50 tahun dan 57 jemaah berusia di atas 50 tahun.
Jemaah termuda dari kloter ini berusia 19 tahun, Muhammad Isa, yang berasal dari Petarangan, Kemranjen. Untuk jemaah tertua yakni Agus
Fatoni dari Rawalo.
Bupati Banyumas Achmad Husein yang memberangkatkan jemaah calon haji mengatakan turut merasakan kebahagiaan dari para jemaah yang sudah menunggu lama kesempatan ini dan akhirnya hari yang dinanti pun tiba. Mengingat masih dalam situasi pandemi, Bupati berpesan kepada para jamaah calon haji untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan menjaga kondisi fisik agar tetap fit selama menjalankan ibadah
Baca juga: Nelayan Situbondo Selamatkan 14 ABK KM Fajar Nusantara yang Tenggelam
"Saya berpesan untuk disiplin dalam mengatur waktu dan istirahat yang cukup, jangan memaksakan diri jika memang tidak fit. Satu yang sering diremehkan yaitu air minum. Perbanyak minum mengingat suhu pada musim haji kali ini dalam kondisi yang panas," pesannya.
Husein mewakili masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Banyumas turut mendoakan agar perjalanan para jamaah aman, lancar, tanpa rintangan yang berarti hingga tiba di tanah suci dengan hati yang bahagia dan dalam kondisi yang sehat dan selamat.
"Saya berdoa agar hatinya bahagia dan dapat melaksanakan seluruh rukun dan kewajiban serta sunnah haji yang lain dengan sabar, teliti, dan baik. Jangan hanya mencari dari banyaknya. Yang terpenting, yakinkan diri dan jalani dengan sabar, agar predikat mabrur dan mabruroh benar-benar diraih sampai akhir hayat," tambahnya. (S-2)
JAJARAN Polresta Banyumas, Jawa Tengah menggagalkan dugaan peredaran bahan peledak yang diduga untuk petasan seberat sekitar 9 kilogram (kg) dalam Operasi Pekat Candi (TO OPC) 2026.
Tingginya harga cabai terjadi karena faktor cuaca karena sejumlah daerah sentra seperti Pemalang, Kabupaten Semarang, Temanggung, Demak, Pati belum ada panen besar.
Harga beras medium di Pasar Sidodadi Cilacap berada pada kisaran Rp13.000–Rp13.500 per kg dan beras premium Rp14.000–Rp14.500 per kg.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Kabupaten Banyumas dianggap telah berhasil mengelola sampah secara menyeluruh, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan akhir.
Di Purwokerto, penurunan harga terjadi pada daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyesalkan maraknya tawuran sarung selama Ramadan dan meminta penanganan ramah anak melalui disiplin positif.
POLDA Jateng melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) berhasil membongkar sindikat penadah sepeda motor bodong skala besar yang melibatkan jaringan antarprovinsi.
Setelah ambruknya dua banguna ambru, pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan atasan, termasuk Dinas Pendidikan Wilayah XII, dan kepala sekolah sebelumnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan operasi pasar. Dalam waktu dekat, sebanyak 308 GPM akan digelar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah (Jateng).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved