Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGKALAN Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VII Kupang, Nusa Tenggara Timur memusnahkan empat senjata api (Senpi) rakitan laras panjang yang diserahkan oleh warga di Atapupu, Kabupaten Belu.
Pemusnahan senjata dilakukan di halaman Pos TNI Angkatan Laut Atapupu dengan cara dipotong-potong mengunakan mesin pada Selasa (21/6). "Kami mengimbau masyarakat yang masih memiliki senjata diharapkan untuk diserahkan kepada aparat TNI untuk diamankan," kata Danlantamal VII
Laksamana Pertama TNI Heribertus Yudho Warsono, Rabu (22/6).
Laksamana Pertama Heribertus turut menyaksikan pemusnahan senjata api rakitan tersebut bersama Bupati Belu Agustinus Taolin dan aparat kepolisian.
Dia mengimbau warga yang masih menguasai senpi rakitan dengan sukarela menyerahkan kepada aparat keamanan untuk diamankan dan dimusnahkan. Hal itu sebagai upaya untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat. (OL-13)
Baca Juga: Polisi Texas Dianggap Gagal Atasi Penembakan di Uvalde
ANTUSIASME masyarakat Kota Kupang terhadap vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) melampaui ekspektasi. Pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (3/2), jumlah pendaftar mencapai 370 orang.
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Sjafrie menegaskan bahwa sejarah perjalanan Timor Timur adalah urusan kebangsaan yang harus diletakkan pada fondasi empati dan persaudaraan.
Sinergi seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam memastikan pengoperasian bandara internasional dapat berjalan optimal sejak hari pertama.
MENJELANG Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengungkapkan telah melakukan berbagai cara untuk meredam harga utamanya komoditas pangan.
HARI Studi dan HUT ke-50+1 Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (17/12).
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved