Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya menulis peringatan dini untuk cuaca wilayah Jawa Barat.
Adapun peringatan dini tersebut mencakup kewaspadaan terhadap potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang pada siang hari hingga malam hari. Terutama, di Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Sukabumi.
Lalu, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Garut, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Majalengka. Serta, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Indramayu, Kabupaten dan Kota Cirebon, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Ciamis.
Baca juga: BMKG Peringatkan Sejumlah Daerah Waspada Ancaman Banjir
BPBD Provinsi Jawa Barat telah meneruskan informasi peringatan dini potensi hujan tersebut kepada BPBD Kabupaten/Kota untuk diteruskan kepada pihak terkait. Berikut, masyarakat untuk waspada ancaman bencana hidrometeorologi.
"Menyikapi fenomena angin kencang yang kerap terjadi di beberapa daerah, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat siaga dan waspada terhadap potensi cuaca ekstrem," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Selasa (7/6).
Baca juga: Banjir Bandang Rusak Lahan Pertanian Warga Lembang
Menurutnya, agin kencang merupakan peristiwa hidrometeorologis yang meningkat intensitasnya pada masa peralihan musim. Dalam hal ini, baik dengan maupun tanpa hujan.
"Jika terjadi cuaca ekstrem, warga diimbau tenang dan tidak keluar rumah apabila tidak darurat. Tidak berlindung di bawah pohon, bangunan semi permanen dan baliho," imbuh Abdul.
Warga juga dapat melakukan pencegahan menghadapi angin kencang. Seperti, memastikan kekuatan struktur atap rumah dan memangkas ranting pohon di sekitar rumah. Tujuannya, menghindari pohon tumbang saat angin kencang atau hujan lebat.(OL-11)
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat cuaca ekstrem ini.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di wilayah ibu kota selama sepekan ke depan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
BMKG NTT meminta warga waspada terhadap tiga bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang memicu hujan ekstrem dan angin kencang di seluruh wilayah NTT.
BMKG Wamena mengimbau warga di 8 kabupaten Papua Pegunungan waspada bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor hingga April 2026.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
Status tersebut menjadi langkah krusial guna menekan risiko banjir, tanah longsor, dan pergerakan tanah yang bisa saja terjadi saat intensitas hujan meningkat seperti saat ini.
Pemkot Pekanbaru resmi menetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi tahun 2025, terhitung mulai 3 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026.
Operasi dilakukan untuk menurunkan hujan di wilayah tidak terdampak, atau mencegah hujan di zona rawan bencana, menggunakan penyemaian NACL atau Calcium Oxide.
SETIDAKNYA 31 ribu personel gabungan disiagakan untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Riau.
Kecamatan Ile Ape merupakan salah satu kawasan ring satu atau kawasan terdekat dari Gunung Api Ile Ape (Lewotolok).
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) segera menetapkan status siaga bencana setelah Kabupaten Kolaka Timur dan Kota Kendari lebih dulu mengumumkan status siaga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved