Rabu 01 Juni 2022, 10:45 WIB

BMKG Peringatkan Sejumlah Daerah Waspada Ancaman Banjir

Atalya Puspa | Humaniora
BMKG Peringatkan Sejumlah Daerah Waspada Ancaman Banjir

ANTARA / IRWANSYAH PUTRA
ANGIN KENCANG: Seorang warga membawa barang rumah tangga untuk diungsikan setelah atap rumahnya diterjang angin kencang di Banda Aceh.

 

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa sejumlah provinsi di Indonesia hari ini, Rabu (1/6) berada dalam kategori waspada terhadap bencana hidrometeorologi basah seperti genangan, banjir, dan banjir bandang.

"Wilayah itu  ialah Aceh, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kaiimantan Utara," kata BMKG dalam keterangan resmi, Rabu (1/6).

Ancaman tersebut merupakan dampak dari tingginya intensitas hujan yang terjadi di wilayah tersebut. Untuk mewaspadai potensi bahaya hidrometeorologi basah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana pun mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk siap siaga dan waspada. Angin kencang yang dapat terjadi bersamaan dengan hujan lebat perlu diantisipasi sejak dini.

"Warga dapat mengecek kekuatan atap rumah atau pun memangkas ranting-ranting pohon yang ada di sekitar. Langkah ini menghindari potensi pohon tumbang yang menimpa tempat tinggal," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Selain itu BMKG juga mengeluarkan peringatan dini prakiraan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, pada Rabu. Dalam informasi yang dikutip dari situs BMKG pada Rabu, disampaikan potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang diperingatkan untuk Provinsi Aceh, Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali.

Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Barat.

Menurut BMKG, Bibit Siklon Tropis 93W berada di Filipina membentuk daerah konvergensi memanjang dari Laut Sulawesi hingga Filipina bagian selatan dan di Filipina bagian tengah. Pusat Tekanan Rendah berada di Samudra Hindia selatan Lampung yang membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) di Samudra Hindia selatan Banten.
 
Kemudian, daerah konvergensi lain terpantau memanjang dari Samudra Hindia barat Aceh hingga Selat Malaka, di Samudra Hindia barat Bengkulu, dari perairan selatan hingga utara Jawa Tengah, dari perairan selatan Banten hingga Jawa Timur, dari Selat Karimata hingga Kalimantan bagian utara.

Selain itu, dari Laut Bali hingga Samudra Hindia selatan NTB, dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Tengah, dari Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Timur, dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Utara, di Sulawesi bagian tengah, dari Selat Makassar hingga Kalimantan Utara, dan Papua Barat.

Menurut BMKG, kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar bibit siklon.(Ant/H-1)

Baca Juga

Antara

17.097 Orang Divaksin Kedua Hari Ini

👤MGN 🕔Senin 26 September 2022, 21:58 WIB
Total 171.094.922 orang telah menerima vaksin lengkap per Senin...
dok/humas SBM ITB

SBM ITB Latih Pelaku UKM di Jawa Barat

👤Naviandri 🕔Senin 26 September 2022, 21:15 WIB
Thegreaterhub perlu mengembangkan fasilitasnya untuk dapat memberikan layanan yang lebih baik dan meningkatkan kolaborasi antara pelaku...
Dok. IRRA

Dukung Program BIAS, IRRA dan Oneject Sediakan Alat Suntik ADS yang Tersertifikasi WHO

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 26 September 2022, 21:04 WIB
Program Pemerintah itu bertujuan untuk memberi perlindungan kepada peserta didik dari ancaman penyakit campak, difteri, tetanus dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya