Jumat 03 Juni 2022, 07:50 WIB

Pemkab Semarang Perpanjang Penutupan Pasar Hewan hingga 20 Juni

Akhmad Safuan | Nusantara
Pemkab Semarang Perpanjang Penutupan Pasar Hewan hingga 20 Juni

MI/Djoko Sardjono
Pasar hewan ternak ditutup karena wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang cepat menyebar.

 

KASUS penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah kembali bertambah memapari 562 ekor hewan ternak, dari sebelumnya 494 ekor. Lantaran itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang memperpanjang penutupan pasar hewan sebagai langkah pencegahan penyebaran PMK .

Pemantauan Media Indonesia, Jumat (3/6), kasus PMK di Kabupaten Semarang kian mengkhawatirkan karena jumlah hewan ternak terpapar terus meningkat, pada awal sebelumnya baru puluhan ekor terkonfirmasi PMK melonjak menjadi 266 ekor dan kemudian naik menjadi 494 ekor serta saat ini meningkat kembali menjadi 562 ekor.

Tidak hanya hewan ternak seperti sapi, kerbau dan kambing terpapar meningkat jumlahnya, kasus PMK di Kabupaten Semarang tersebut juga meluas di beberapa kecamatan yang ada, sehingga membuat peternak dan pemilik hewan berkuku dua itu resah.

"Penularan begitu cepat, bahkan sapi yang di dalam kandang dan terpisah dengan ternak lainnya juga ikut terpapar," ungkap Hadi, 49, peternak di Dusun Pilahan, Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang Wigati Sunu mengatakan jumlah hewan ternak terpapar PMK di daerah ini kembali bertambah dari sebelumnya 494 ekor kini menjadi 562 ekor, sehingga penanganan cepat harus dilakukan untuk mencegah penularan lebih besar lagi.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha telah membentuk tim Satgas Khusus untuk mengatasi PMK ini, lanjut Wigati Sunu, Pemkab Semarang juga memutuskan memperpanjang penutupan tujuh pasar hewan dati semula hingga 6 Juni menjadi 20 Juni mendatang.

"Langkah perpanjangan penutupan pasar hewan tersebut adalah sebagai upaya mencegah penyebaran PMK agar tidak meluas  juga dengan pengawasan ketat lalulintas ternak,"  ujar Wigati Sunu. (OL-13)

Baca Juga: Besok Tegal Criterium 2022 Dihelat, 300 Pebalap Siap Bertarung

Baca Juga

Antara

Covid-19 Masih Naik, Jateng Tetap Gelar PTM 100 Persen

👤Akhmad Safuan 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 23:46 WIB
KASUS covid-19 di berbagai daerah di Jawa Tengah kembali meningkat dan kini telah mencapai 1.555 warga dirawat di rumah sakit maupun...
dok.ist

Nelayan Sulsel Dukung Ganjar Presiden 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:56 WIB
TERIKNYA mentari di pesisir Matene tak menggoyahkan semangat komunitas nelayan di Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulsel menyatakan dukungan...
DOK MI.

Junjung Netiket, Jadi Pejuang Antihoaks

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:15 WIB
Di antara netiket yaitu kompetensi mengakses informasi sesuai netiket serta menyeleksi dan menganalisis informasi saat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya