Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBAGAI produk perawatan bayi dan anak banyak tersedia di pasar saat ini. Beberapa di antaranya juga menggunakan bahan tradisional dan masih sering digunakan sebagai solusi perawatan si kecil.
Persoalannya penggunaan bahan tradisional kadang memang membutuhkan usaha lebih dalam mempersiapkan bahan serta proses pembuatannya, sehingga sering kali penggunaan bahan tradisional ini ditinggalkan oleh pasangan muda. Padahal kandungan dan khasiat dari bahan tradisional ini sudah terbukti sejak dulu.
Baca juga: Cegah Stunting, Masih Butuh 4.180 Alat USG untuk Puskesmas
Berangkat dari situ Tropee Bebe merupakan brand asli Indonesia yang fokus dalam mengembangkan produk perawatan bayi dan anak menggunakan bahan alami dan tradisional yang berkualitas. Tropee Bebe hadir dengan berbagai varian produk yang aman bagi anak dengan adanya sertifikasi BPOM dan Halal dari MUI.
Kehadiran Tropee Bebe memudahkan tradisi merawat anak menggunakan bahan tradisional, yang dikemas secara modern dan mudah didapatkan. Tropee Bebe sebagai produk lokal asli Indonesia menganggap ini adalah hal yang penting untuk diteruskan ke tiap generasi.
Berbagai varian yang dimiliki; Minyak kemiri, hair lotion, shampo kemiri, minyak telon dan berbagai produk lainnya telah mendapatkan respon yang baik dari masyarakat Indonesia. Kini, Tropee Bebe menambahkan varian terbaru untuk menjawab kebutuhan keluarga Indonesia melalui peluncuran produk Tropee Bebe Body Wash sebagai pelengkap perawatan rambut dan Tropee Bebe Body Wash & Hair untuk orang tua yang praktis.
Dengan adanya lebih dari 500 rekan reseller dan toko di seluruh Indonesia, kami mengajak para orang tua untuk kembali menggunakan produk lokal dengan bahan tradisional yang alami dalam merawat anak. Tropee Bebe terus konsisten dan fokus dalam memberikan produk perawatan anak yang berkualitas. Karena bagi kami, perawatan menggunakan bahan alami dan tradisional untuk si Kecil adalah yang terbaik. (RO/A-1)
Psikolog Michelle Brigitta membagikan tips mengatasi post holiday blues pada anak, mulai dari validasi emosi hingga mengatur ulang rutinitas harian.
Psikolog Sani B. Hermawan menyarankan anak di bawah 16 tahun berkolaborasi di akun orangtua guna mematuhi PP Tunas dan menjaga keamanan digital.
Psikolog UI Prof. Rose Mini dan Alva Paramitha menyarankan orangtua kreatif berikan alternatif kegiatan nyata untuk kurangi ketergantungan gawai anak.
Penggunaan gawai justru memutus kebutuhan stimulasi tersebut karena sifatnya yang searah. Anak cenderung hanya menjadi peniru pasif tanpa memahami makna di balik kata-kata yang didengar.
Jika orangtua melarang anak bermain ponsel namun mereka sendiri sibuk dengan perangkatnya, hal itu akan mengirimkan pesan yang bertentangan bagi anak.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
BSKDN Kemendagri menyoroti berbagai praktik baik (best practices) yang dilakukan pemerintah daerah dalam menurunkan tingkat pengangguran.
Founder Jenama lokal Unerd, Yoseph Putera Soesanto, menegaskan bahwa kualitas brand lokal saat ini sudah mampu diadu dengan deretan brand internasional ternama.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi ekosistem ekonomi yang baru.
Partisipasi Sarinah di Indonesia Pavilion yang berlangsung pada 19–23 Januari 2026 di Davos, Swiss, menandai dimulainya fase penguatan ekspor perusahaan mulai tahun ini.
DIKENAL dengan karya seni mural yang telah mendunia, seniman yang dikenal dengan sisi misteriusnya yang enggan mengungkap identitas aslinya, Darbotz, kini hadir dengan karya baru.
Lebih dari 3500 pelaku UMKM telah menerima pelatihan dasar, sementara 170 UMKM terpilih menjalani pendampingan mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved