Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

WEF Davos 2026 Jadi Momentum Ekspansi Ekspor Sarinah

Insi Nantika Jelita
24/1/2026 15:00
WEF Davos 2026 Jadi Momentum Ekspansi Ekspor Sarinah
WEF Davos 2026 Jadi Momentum Ekspansi Ekspor Sarinah.(Dok. Sarinah)

WORLD  Economic Forum (WEF 2026) menjadi momentum strategis bagi PT Sarinah untuk memperkuat langkah ekspansi ekspor ke pasar global. Partisipasi Sarinah di Indonesia Pavilion yang berlangsung pada 19–23 Januari 2026 di Davos, Swiss, menandai dimulainya fase penguatan ekspor perusahaan mulai tahun ini. 

“Tahun 2026 menjadi momentum penguatan ekspor Sarinah. Partisipasi Sarinah di Indonesia Pavilion merupakan strategi kami membawa produk lokal Indonesia masuk ke pasar global," ujar Direktur Utama PT Sarinah Raisha Syarfuan dalam keterangan resmi, Sabtu (24/1). 

Dalam ajang ekonomi global tersebut, Sarinah menghadirkan lebih dari 30 merek lokal terkurasi yang dipresentasikan di Indonesia Pavilion, dengan pendekatan yang disesuaikan dengan selera, ekspektasi, dan standar pasar internasional. Kurasi dilakukan secara strategis dengan mempertimbangkan tren global, preferensi buyer, serta potensi komersialisasi jangka panjang.

Seluruh produk yang dibawa telah siap ekspor, baik dari sisi kualitas material, desain, konsistensi produksi, maupun pemenuhan standar pasar global. Proses kurasi Sarinah dilakukan berbasis pemahaman mendalam terhadap kebutuhan dan perilaku buyer internasional, sehingga produk-produk yang dihadirkan tidak hanya kuat secara narasi budaya, tetapi juga kompetitif secara bisnis.

"Kami memastikan produk yang ditampilkan tidak hanya merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga manifestasi produk siap bersaing dan relevan dengan kebutuhan buyer internasional," kata Raisha.

Adapun portofolio produk yang dipresentasikan mencakup berbagai kategori yang relevan bagi pasar global, mulai dari wastra premium meliputi batik, ulos, dan tenun hingga home décor dan aksesori dengan nilai budaya yang kuat. Selain itu, Sarinah juga menghadirkan produk food & beverage (F&B) terkurasi yang merepresentasikan kekayaan rasa dan identitas Indonesia, dengan standar kualitas yang telah disesuaikan untuk pasar internasional.

Perusahaan mengaku akan terus memperkuat perannya sebagai kurator, agregator, dan akselerator ekspor bagi merek-merek lokal terpilih, dengan pendekatan berbasis pasar (market-driven), guna memastikan produk Indonesia hadir secara relevan, bernilai tambah, dan berdaya saing di panggung global. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya