Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MUNCULNYA penyakit mulut dan kuku pada sapi di empat daerah di Jawa Tengah belum mempengaruhi harga daging di pasaran. Harga daging sapi tetap stabil sejak sebelum lebaran lalu.
Pemantauan Media Indonesia, Jumat (13/5), harga berbagai kebutuhan pokok (sembako) di beberapa daerah di pantura Jawa Tengah masih tetap stabil sejak sebelum lebaran hingga saat ini tidak terjadi lonjakan atau penurunan meskipun tingkat kebutuhan berkurang.
Di beberapa daerah seperti Pekalongan, Kendal, Semarang dan Demak harga kebutuhan pokok masih stabil seperti beras kelas bawah Rp10.650 per kilogram, gula pasir Rp15.000 per kilogram, bawang merah dan bawang putih Rp42.500 per kilogram dan minyak goreng curah Rp16.000-18.000 per liter.
Penurunan sedikit terjadi pada harga telur ayam ras dari sebelumnya Rp26.000 menjadi Rp25.500 per kilogram. Pun harga cabe ada penurunan berkisar Rp500-1.000 per kilogram jika dibandingkan saat libur lebaran.
Sementara itu harga daging ayam potong juga mengalami penurunan dari sebelumnya Rp38.000 menjadi Rp25.500 per kilogram, namun untuk daging sapi di beberapa pasar tradisional tetap stabil yakni untuk kualitas 1 Rp150.000 per kilogram dan kualitas 2 Rp141.000 per kilogram.
"Harga daging sapi tetap sama dari sebelum lebaran hingga sekarang, jadi tidak terpengaruh dengan ramainya berita tentang penyakit mulut dan kuku pada hewan," kata Titik, 45, distributor daging sapi di Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Baca juga: Usai Lebaran Harga Daging Sapi Dan Ayam Masih Tinggi di Babel
Hal serupa juga diungkapkan Satini, 50, pedagang daging di Pasar Johar, Kota Semarang, harga daging sapi stabil dan untuk daging ayam potong turun.
"Wah ramai penyakit mulut dan kuku tidak berpengaruh dengan harga dan penjualan," ucap Satini.
Sebelumnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan agar instansi terkait terus memantau dan mewaspadai penyebaran penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak terutama sapi, yakni dengan memperketat lalu lintas hewan di perbatasan antardaerah dan provinsi.
"Penyakit mulut dan kuku sudah terdeteksi di empat daerah yakni Boyolali, Rembang, Banjarnegara dan Wonosobo, namun masih bisa diobati sehingga tidak perlu panik," ujar Ganjar Pranowo.
Berdasarkan laporan sementara dari dinas peternakan, lanjut Ganjar Pranowo, jumlah hewan terserang penyakit mulut dan kuku di empat daerah tersebut tidak banyak, sehingga tidak perlu kekhawatiran cukup besar namun tetap dipantau dan waspada. (OL-5)
Pemerintah tidak akan ragu menindak produsen maupun distributor yang menaikkan harga daging sapi melebihi ketentuan yang telah ditetapkan.
AKSI mogok berjualan pedagang daging sapi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berlanjut hingga Senin (26/1).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menanggapi isu rencana aksi mogok berjualan yang akan dilakukan pedagang daging sapi.
Dalam upaya memperkuat pasokan daging sapi bagi masyarakat Jakarta sepanjang tahun 2026, Perumda Dharma Jaya merencanakan impor 7.500 ekor sapi hidup dari Australia.
Kisruh tata niaga daging sapi impor kembali mencuat. Sejumlah pengusaha daging mendatangi Kementerian Pertanian untuk mempertanyakan kebijakan kuota impor daging sapi.
Rawon disebut dalam prasasti Taji di Ponorogo, Jawa Timur dan kala itu disebut rarawwan.
Vaksinasi PMK bertujuan untuk memberikan penguat anti-PMK atau vaksin guna mencegah ternak dari penularan PMK.
Kunjungan PDHI sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya deteksi dini penyakit mulut dan kuku (PMK) yang tengah diwaspadai menjelang Iduladha.
Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M, Kementerian Pertanian (Kementan) memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban.
Pemerintah daerah diminta aktif melaporkan hasil pemeriksaan hewan, baik sebelum (antemortem) maupun sesudah pemotongan (postmortem), melalui aplikasi iSIKHNAS.
JELANG Hari Raya Idul Adha, Pemkab Tuban, Jatim, meningkatkan pengawasan mobilitas ternak antarprovinsi.
Pemkab Bandung Barat membentuk Satgas Penanganan PMK yang terdiri dari unsur pemerintah, TNI, Polri, asosiasi peternakan, dan sektor swasta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved