Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MODA transportasi Kereta Api menjadi pilihan warga di Sumatra Barat (Sumbar) saat Lebaran 1443 H. Untuk itu PT Kereta Api Indonesia Divre II Sumbar terus mengingatkan kembali kepada seluruh pelanggan agar dapat melakukan pemesanan tiket sejak dini.
Agar perjalanan menjadi nyaman dan mematuhi syarat - syarat naik kereta api menjelang puncak arus mudik pada 30 April atau H-2 Lebaran.
Vice President PT Kereta Api Indonesia Divre II Sumbar Mohamad Arie Fathurrochman mengungkapkan, KAI telah menetapkan masa angkutan lebaran yaitu H-10 hingga H+10 Lebaran atau 22 April sampai 13 Mei 2022.
"Kami menyarankan agar masyarakat yang akan menggunakan moda transportasi kereta api dapat melakukan pemesanan tiket mulai H-7 sebelum keberangkatan melalui aplikasi KAI Access untuk memastikan ketersediaan tiket sehingga perjalanan menjadi lebih mudah, nyaman, dan menghindari antrian di loket," ungkapnya, Jumat (29/4).
Arie Fathurrochman menjelaskan, hingga hari ke-6 masa angkutan lebaran 2022, Rabu (27/4), tercatat 15.271 penumpang menggunakan moda transportasi Kereta Api di wilayah Divre II Sumbar.
Pada periode Masa Angkutan Lebaran tahun 2022 ini, PT KAI Divre II Sumbar masih mendapatkan kepercayaan penugasan dari pemerintah melalui Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan untuk menjalankan KA Perintis Minangkabau Ekspres dan KA Lembah Anai.
Serta mengoperasikan KA Lokal Sibinuang yang merupakan Kereta subsidi Public Service Obligation (PSO) yang dapat melayani masyarakat dengan tarif yang terjangkau.
"Untuk rute perjalanan KA Perintis Minangkabau Ekspres melayani relasi Pulau Aie Padang - Bandara Internasional Minangkabau (PP), Kereta Api Perintis Lembah Anai relasi Kayu Tanam - Duku - Bandara Internasional Minangkabau (PP), dan KA Lokal Sibinuang melayani relasi Padang -
Pariaman - Naras (PP)," jelasnya.
Mohamad Arie Fathurrochman juga mengungkapkan, total setiap harinya KAI Divre II Sumbar akan mengoperasikan 26 perjalanan KA dengan rincian: 12 Perjalanan KA Minangkabau Ekspres, 6 Perjalanan KA Lembah Anai, dan 8 Perjalanan KA Sibinuang.
"Untuk perjalanan KA penumpang di Wilayah Divre II Sumbar, KAI menyediakan rata-rata 6.604 tiket KA per hari untuk mengantisipasi kebutuhan dari masyarakat yang akan bepergian," ungkapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan KAI pada masa Angkutan Lebaran ini melakukan penambahan 2 buah kereta pada KA Sibinuang yang merupakan KA favorit masyarakat untuk berlebaran atau berliburan ke Pariaman.
Arie menambahkan, KAI dalam rangka menghadapi Angkutan Lebaran ini pula telah melakukan berbagai kesiapan ekstra baik pada sarana, prasarana, maupun sumber daya manusia. "Para petugas KAI juga terus dipersiapkan untuk mewujudkan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api," tuturnya.
"Kami juga berpesan kepada pelanggan untuk tidak membawa barang bawaan berlebih atau barang berharga yang terlalu mencolok, serta agar mengalokasikan waktu yang cukup saat menuju ke stasiun keberangkatan supaya tidak tertinggal keretanya," katanya. (OL-13)
Baca Juga: KPPU Pantau Kenaikan Harga di Sumut Tembus 35% Jelang Lebaran 2022
PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung selama Januari 2026, telah mengoperasikan sebanyak 4.370 perjalanan kereta api
Seorang perempuan berinisial Aisyah (18) meninggal dunia setelah tertemper kereta api di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (21/1).
Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat performa seluruh kanal pemesanan tiket, baik Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun KA Lokal
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 4 Semarang masih membatalkan belasan perjalanan kereta api pada Senin (19/1).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta membatalkan 11 perjalanan kereta api yang dijadwalkan berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir pada Senin.
Imbas banjir di sejumlah wilayah, PT KAI membatalkan 48 perjalanan kereta api di Daop Cirebon, Bandung, Jakarta, dan Jember demi keselamatan penumpang.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved