Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI kelapa sawit di Provinsi Jambi menangis. Dalam tiga hari belakangan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang mereka panen jatuh ke bawah Rp1.000 per kilogram. Padahal empat hari sebelumnya harga TBS yang mereka panen masih dihargai di atas Rp3.000-an oleh pedagang perusahaan penampung.
"Terus melorot Pak. Minggu kemarin cuma dihargai Rp1.200. Selasa anjlok lagi hanya dihargai Rp700 sekilogram. Kalau di atas harga itu mereka tidak mau beli," ungkap Maryam, 45, petani sawit Desa Bukit Tempurung, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi, Rabu (27/4).
Maryam mengakui selama ini TBS yang mereka panen dijual melalui pedagang pengumpul. Semenjak ada informasi larangan ekspor CPO, para pedagang pengumpul alias pedagang tengkulak menyampaikan bahwa yang menurunkan harga ialah pihak pabrik penampung.
Baca juga: Cabut Baiat, Ratusan Eks NII Ucapkan Sumpah Setia NKRI
"Kami hanya bisa menangis. Mau tidak mau dilepaslah. Hari nak rayo (Lebaran), banyak kebutuhan," ujar Maryam yang baru saja kehilangan suaminya.
Keluhan serupa juga diungkapkan petani kelapa sawit nonkorporasi di Kabupaten Tebo, Muarojambi, Batanghari, dan Kabupaten Tanjungjabung Barat. Harga TBS mereka Rabu ini masih di bawah Rp1.000.
Menurut Budi, petani sawit di Kabupaten Tebo dengan penjualan Rp700 per kilogram, hasil bersih buat mereka sebesar Rp400. Sisanya dibagikan kepada tukang panen. "Untuk upah panen satu pikulnya Rp30 ribu. Kalau tidak dipanen buah bakal busuk," ujar Budi. (OL-14)
Dengan mengurangi harga barang yang dilaporkan, maka bea masuk yang dibayarkan juga akan berkurang dan hal tersebut sangat merugikan ekonomi dari sisi pendapatan negara.
Purbaya mengingatkan, ke depan pihaknya tidak akan memberikan kesempatan perusahaan-perusahaan kelapa sawit untuk bisa kembali melakukan praktik under invoicing.
KSPSI menekankan pentingnya standar hubungan industrial yang setara dan berkeadilan di sektor perkebunan kelapa sawit.
Siklon tropis Senyar yang membawa curah hujan ekstrem memang menjadi pemicu utama banjir. Namun, menurutnya, faktor manusia dan aktivitas industri juga perlu dikaji lebih serius.
PT Astra Agro Lestari Tbk menegaskan konsistensinya dalam menjalankan kebijakan keberlanjutan, termasuk Nol Deforestasi, yang telah menjadi bagian dari operasional perusahaan sejak 2015.
Bencana banjir bandang yang terjadi di tiga provinsi di Pulau Sumatera, bukan hanya karena faktor alam, tapi akibat penebangan hutan.
Melalui Gerakan Jambi Berpantun, daerah ini berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai pemilik kumpulan pantun terbanyak di Indonesia.
Wali Kota Jambi Maulana menyatakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan koperasi menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan daerah.
Penegakan hukum ini didasarkan pada UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.
SEBUAH mobil Toyota double cabin jenis pickup terjun ke dalam jurang sedalam 30 meter di ruas jalan nasional di perbatasan Kabupaten Merangin-Kerinci, Jambi.
28 TKA asal empat negara asing yang bekerja di PT LPPI dinyatakan sudah memenuhi aturan dan prosedur yang berlaku di Indonesia.
PENGEMBANGAN kopi Liberika di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, terus menunjukkan hasil positif setelah delapan tahun mendapat pendampingan intensif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved