Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden RI Ma'ruf Amin menyatakan kekagumannya terhadap kuliner Sumatera Barat, Wapres mengatakannya dalam kegiatan Peluncuran Kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), UMKM Bangkit, Ekonomi Tumbuh di Bukittinggi, Sumatera Barat, hari ini.
"Tidak ada makanan yang enak di tanah Minangkabau ( Sumatera Barat ) ini, yang ada hanyalah makanan enak sekali," kata Wapres Ma'ruf Amin.
Wapres meminta sektor pariwisata kuliner yang menjadi kekuatan utamanya mendapat perhatian besar dari pimpinan daerah di Sumbar.
"Masakan Sumatera Barat adalah kekuatan untuk memenuhi peran wisata kuliner saat ini, saya meminta dengan pembentukan zona kuliner halal, aman dan sehat akan semakin meningkatkan pariwisata," katanya.
Menurutnya, kontribusi pengusaha dan perantau Sumatera Barat di seluruh Indonesia menjadi penting untuk pengembangan kuliner Minang yang diterima oleh seluruh masyarakat.
Baca juga: Wapres: Teknologi Digital Bakal Perluas Pangsa Pasar UMKM
"Dengan label halal, menjadi perlindungan bagi umat Islam di seluruh dunia hingga produk Indonesia termasuk kuliner Minang nantinya bisa diterima hingga luar negeri," ujarnya.
Wapres hadir di Bukittinggi didampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan menyempatkan melakukan peninjauan UMKM yang berdiri di lokasi Jam Gadang.
Dalam kegiatan itu, pemerintah juga menjadikan panganan khas Bukittinggi Sumatera Barat, Nasi Kapau sebagai pilot project program Zona KHAS (Kuliner Halal Aman dan Sehat) dan Zona Halal.
"Zona KHAS ini suatu zona dimana di situ ada kuliner yang memenuhi kriteria KHAS tadi yang dipilih dan menjadi unggulan dari Pemkot Bukittinggi adalah Nasi Kapau," kata Ketua Satgas Pengembangan Keuangan Syariah dan UMKM OJK Achmad Buchori.
Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, OJK dan perbankan, yang memberikan bantuan pada Kota Bukittinggi, sebagai zona KHAS, kuliner, halal, aman dan sehat.
"Los Lambuang tentunya patut menjadi zona khas, karena menjadi pusat kuliner di Kota Bukittinggi, tidak ke Sumatera Barat namanya kalau tidak ke Bukittinggi, tidak ke Bukittinggi namanya, kalau tidak singgah dan makan di Los Lambuang, dengan menjadi zona KHAS, tentunya akan semakin banyak yang datang berkunjung ke Kota Bukittinggi dan berwisata kuliner ke Los Lambuang,” kata dia.(Ant/OL-4)
510 laporan yang disampaikan langsung, 715 laporan melalui pos, 200 laporan melalui media online, 14 laporan berupa informasi, serta 1.206 laporan berupa tembusan.
Safaruddin menyoroti perlunya aturan komprehensif yang mampu menjawab perbedaan beban kerja hakim di berbagai wilayah Indonesia.
Laporan pengaduan akan terus menumpuk dan berpotensi menghambat kinerja pengawasan KY.
Hingga akhir 2025 terdapat kekosongan 10 formasi hakim, masing-masing empat di kamar pidana, satu di kamar perdata, tiga di kamar TUN pajak, serta dua Hakim Adhoc HAM.
Maqdir pun mempertanyakan relevansi keterangan Liyanto, yang dinilai tidak mengetahui secara langsung tujuan pengiriman dana yang dipersoalkan dalam dakwaan.
Total ada lima kasus yang diurus, yakni sengketa lahan di Bali dan Jakarta Timur, Depok, Sumedang, Menteng, serta Samarinda.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved