Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengintensifkan kembali edukasi protokol kesehatan (prokes) menghadapi Ramadan hingga Idul Fitri 1443 Hijriyah nanti. Langkah itu dilakukan sebagai upaya mencegah munculnya kasus baru covid-19.
Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, menuturkan saat ini Kabupaten Cianjur masih berada pada PPKM level 2. Artinya, masih perlu dilakukan berbagai pembatasan aktivitas masyarakat, apalagi saat Ramadan.
"Menghadapi Ramadan tahun ini, Satgas Covid-19 Kabupaten Cianjur bersama-sama unsur lainnya, akan tetap bergerak menyosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat," kata Yusman, Kamis (31/3).
Berbagai aktivitas masyarakat selama Ramadan akan disesuaikan dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri). Sinkronisasi aktivitas masyarakat dengan aturan Inmendagri, sebut Yusman, dipandang perlu agar bisa memutus mata rantai covid-19.
"Untuk rumah-rumah makan, aturannya sama. Nanti akan kita tindaklanjuti juga," ujarnya.
Secara teknis, sebut Yusman, pengawasan dan evaluasi pelaksanaan aturan akan dibahas lebih lanjut dengan unsur Forkopimda melalui rapat koordinasi. Terutama mencegah potensi kerumunan.
"Utamanya sebelum buka puasa bersama, di rumah-rumah makan kan pasti ada kerumunan. Nah, kita akan bahas teknisnya supaya bisa mencegah potensi kerumunan. Teknisnya akan kita sampaikan dan tentu akan dipantau," ungkapnya.
Menurut Yusman, hal yang perlu diperkuat pada pelaksanaan aturan saat Ramadan yaitu pengawasan. Karena itu, semua elemen harus bisa ikut berpartisipasi memantau di lapangan. "Ini agar tidak memicu penyebaran kasus baru dari transmisi lokal," jelas Yusman.
Selain Inmendagri, kata Yusman, acuan yang akan jadi parameter pelaksanaan pengawasan di lapangan yaitu surat edaran Bupati Cianjur. "Aturan-aturan ini yang akan jadi acuan kami melaksanakan pengawasan," pungkasnya.
Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengimbau masyarakat lebih meningkatkan ibadah selama Ramadan. Bagi nonmuslim yang tidak melaksanakan Puasa, diharapkan bisa saling menghargai. "Surat edaran sudah saya tanda tangani bersama MUI dan Kapolres," tegas Herman. (OL-15)
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
MINTA, seorang lelaki paruh baya warga Bayabang RT 001/006 Desa Talaga Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia gara-gara labu siam.
Penanganan kasus terkait PJU Cianjur oleh Kejaksaan Negeri Cianjur dinilai sangat sarat kriminalisasi.
fluktuasi harga berbagai komoditas pangan dipengaruhi faktor pasokan dan permintaan.
Penanganan dinilai lebih menyerupai upaya kriminalisasi terhadap kesalahan administrasi daripada pembuktian tindak pidana murni.
Pencetakan SPPT merupakan kegiatan rutin tahunan yang nanti akan didistribusikan kepada para wajib pajak.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kompleksitasnya persoalan tambang di Jawa Barat. Tidak hanya yang ilegal, menurutnya yang legal pun tidak luput dari berbagai masalah.
Data laporan perkembangan APBN terbaru, total pendapatan regional Jawa Barat tercapai sebesar Rp11,09 triliun atau sekitar 5,88% dari target tahunan.
Posko ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat dan fasilitas umum bagi pemudik, tetapi juga sebagai pusat informasi jalur alternatif dan rawan bencana.
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beri pengecualian larangan motor bagi siswa di pelosok. Aturan resmi berlaku tahun ajaran 2026/2027 dengan syarat ketat. Cek rinciannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved