Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengintensifkan kembali edukasi protokol kesehatan (prokes) menghadapi Ramadan hingga Idul Fitri 1443 Hijriyah nanti. Langkah itu dilakukan sebagai upaya mencegah munculnya kasus baru covid-19.
Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, menuturkan saat ini Kabupaten Cianjur masih berada pada PPKM level 2. Artinya, masih perlu dilakukan berbagai pembatasan aktivitas masyarakat, apalagi saat Ramadan.
"Menghadapi Ramadan tahun ini, Satgas Covid-19 Kabupaten Cianjur bersama-sama unsur lainnya, akan tetap bergerak menyosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat," kata Yusman, Kamis (31/3).
Berbagai aktivitas masyarakat selama Ramadan akan disesuaikan dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri). Sinkronisasi aktivitas masyarakat dengan aturan Inmendagri, sebut Yusman, dipandang perlu agar bisa memutus mata rantai covid-19.
"Untuk rumah-rumah makan, aturannya sama. Nanti akan kita tindaklanjuti juga," ujarnya.
Secara teknis, sebut Yusman, pengawasan dan evaluasi pelaksanaan aturan akan dibahas lebih lanjut dengan unsur Forkopimda melalui rapat koordinasi. Terutama mencegah potensi kerumunan.
"Utamanya sebelum buka puasa bersama, di rumah-rumah makan kan pasti ada kerumunan. Nah, kita akan bahas teknisnya supaya bisa mencegah potensi kerumunan. Teknisnya akan kita sampaikan dan tentu akan dipantau," ungkapnya.
Menurut Yusman, hal yang perlu diperkuat pada pelaksanaan aturan saat Ramadan yaitu pengawasan. Karena itu, semua elemen harus bisa ikut berpartisipasi memantau di lapangan. "Ini agar tidak memicu penyebaran kasus baru dari transmisi lokal," jelas Yusman.
Selain Inmendagri, kata Yusman, acuan yang akan jadi parameter pelaksanaan pengawasan di lapangan yaitu surat edaran Bupati Cianjur. "Aturan-aturan ini yang akan jadi acuan kami melaksanakan pengawasan," pungkasnya.
Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengimbau masyarakat lebih meningkatkan ibadah selama Ramadan. Bagi nonmuslim yang tidak melaksanakan Puasa, diharapkan bisa saling menghargai. "Surat edaran sudah saya tanda tangani bersama MUI dan Kapolres," tegas Herman. (OL-15)
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
KUOTA haji tahun ini di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkurang dratis jika dibandingkan dengan sebelumnya.
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved