Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN suami istri yang merupakan pemudik dari Bogor, Jawa Barat, mengalami insiden memilukan. Keduanya terbawa hanyut arus deras di saluran drainase di Jalan Raya Cipanas-Puncak di Desa Cipendawa Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (29/3) petang.
Saat kejadian, keduanya mengendarai sepeda motor. Di tengah perjalanan, kondisi cuaca di lokasi kejadian sedang hujan lebat.
Di ruas jalan yang dilintasi, arus air cukup deras. Akibatnya, saat korban hendak menyalip kendaraan, pasangan suami istri tersebut bersama sepeda motornya terseret arus deras air yang meluap ke badan jalan.
Nahas, keduanya terseret hingga masuk ke saluran air atau drainase di kanan jalan berikut sepeda motornya. Sejumlah pengendara di lokasi melakukan pertolongan.
Namun, mereka hanya bisa menyelamatkan sepeda motor korban yang tersangkut di drainase. Sementara tubuh kedua korban menghilang terbawa hanyut air di dalam drainase.
"Kemarin sore (Minggu sore), tepat sebelum magrib, terjadi kecelakaan yang menimpa kendaraan bermotor roda dua dengan identifikasi pelat nomor depannya D dikendarai seorang pria yang membonceng seorang istrinya," kata Kapolres Cianjur Ajun Komisaris Besar Akhmad Alexander Yurikho Hadi kepada wartawan di lokasi penemuan jenazah diduga korban terbawa hanyut di kawasan Waduk Cirata Desa Cikamurang Kecamatan Cikalongkulon, Senin (30/3).
Peristiwa memilukan itu terekam CCTV di salah satu fasilitas kesehatan. Alexander menyebutkan, korban merupakan pemudik lokal yang berangkat dari Bogor menuju ke Sumedang.
"Sejak tadi malam, kami melakukan pencarian. Hingga akhirnya ditemukan jenazah lelaki yang diduga kuat pengendara sepeda motor yang terbawa hanyut. Jenazahnya ditemukan di saluran irigasi di Desa Majalaya Kecamatan Cikalongkulon," tuturnya.
Upaya pencarian korban lain dihentikan tim gabungan karena kondisi yang tidak memungkinkan pada Minggu (29/3) malam. Pencarian kemudian dilanjutkan pada Senin (30/3) pagi.
Upaya itu membuahkan hasil. Tim SAR gabungan terdiri dari Polres Cianjur, Brimob Polda Jabar, Basarnas, BPBD, dan elemen taktis lainnya berbuah hasil. Di kawasan Waduk Cirata di Desa Kamurang Kecamatan Cikalongkulon atau berjarak sekitar 30 kilometer dari lokasi kejadian, ditemukan sesosok mayat perempuan.
"Jadi, penemuan jenazah wanita dewasa di Waduk Cirata di Desa Kamurang ini merupakan kelanjutan dari peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di Jalan Raya Cipanas-Puncak, tepatnya di Desa Cipendawa yang terjadi hari Minggu (29/3)," ucapnya.
Saat ini jenazah pasutri itu berada di RSUD Sayang Cianjur. Petugas melakukan identifikasi, verifikasi penyebab kematian, serta visum et repertum.
"Kami belum berani menyebutkan inisial bahkan nama lengkap dari jenazah almarhum dan almarhumah," pungkasnya. (I-2)
Dalam tinjauannya, Menteri PU Dody Hanggodo menyambangi embung di Desa Padakaton guna melihat langsung titik pemicu luapan air.
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved