Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa berdasarkan perhitungan para ahli, wilayah Sumatra Barat (Sumbar) berpotensi diguncang gempa hingga kekuatan 8,9 SR.
Getaran tersebut berasal dari Zona Megathrust Mentawai Siberut, yang membentang di wilayah Sumbar. "Itu adalah perkiraan magnitudo maksimum yang dapat terjadi, berdasarkan perhitungan panjang segmen dan kecepatan di bidang pergeseran," jelas Kepala BMKG Dwikorita Karnawati secara virtual, Senin (14/3).
Baca juga: Nias Selatan Diguncang Gempa, BNPB Segera Kirim Tim Reaksi Cepat
Dwikorita mengatakan perhitungan para ahli harus menjadi pedoman bagi pemerintah daerah. Dalam hal ini, untuk mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi. Upaya mitigasi utama perlu dilakukan, yakni menyiapkan tata ruang di sekitar zona bahaya.
"Pemerintah daerah harus memperhatikan sekali zona yang teridentifikasi bahaya. Memperketat building code yang vital dan strategis untuk menahan gempa 8,9 magnitudo," ujarnya.
"Itu memang bukan prediksi. Tapi kita harus menyiapkan tata ruang, building code dan langkah mitigasi lainnya," imbuh Dwikorita.
Baca juga: BMKG: Ada 4 Gempa Susulan di Kepulauan Mentawai Masyarakat hindari Pantai
Masyarakat juga diimbau agar menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Selain itu, masyarakat perlu memeriksa tempat tinggalnya, apakah cukup tahan gempa dan tidak ada kerusakan yang membahayakan kestabilan bangunan.
"Daerah juga harus menggencarkan lagi imbauan kepada masyarakat. Terkait perlunya menginstal mobile phone info BMKG untuk mendapatkan informasi terkini dan akurat," pungkasnya.(OL-11)
PT Kereta Api Indonesia II Sumatera Barat (Sumbar) mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel, termasuk kegiatan menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
BMKG Semarang peringatkan potensi bencana hidrometeorologi di Jawa Tengah dalam 3 hari ke depan. Cek daftar 10 daerah yang wajib waspada cuaca ekstrem!
PRAKIRAAN cuaca Jakarta 26-29 Maret 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah DKI Jakarta dan kepulauan seribu
Keunggulan dari penggunaan sensor VIIRS dan MODIS adalah kemampuannya dalam memantau wilayah yang sulit dijangkau secara langsung.
Gempa dangkal M 4,9 guncang Konawe Kepulauan, Sultra, Kamis (26/3). Getaran terasa kuat hingga Kendari dan Konsel dipicu aktivitas Sesar Naik Tolo.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved